Breaking News:

Belanjakan Uang Temuan Rp5 Juta, Nenek di Pangkalpinang yang Ditangkap Polisi Akhirnya Dimaafkan

Belanjakan Uang Temuan Rp5 Juta, Nenek di Pangkalpinang yang Ditangkap Polisi Akhirnya Dimaafkan

Editor: Teddy Malaka
(Ist Sat Reskrim Polres Pangkalpinang)
Nu (60) (Kerudung merah) didampingi sang anak saat meminta maaf kepada EM (48) usai diamankan polisi beberapa waktu lalu 

Belanjakan Uang Temuan Rp5 Juta, Nenek di Pangkalpinang yang Ditangkap Polisi Akhirnya Dimaafkan

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kisah seorang nenek di Pangkalpinang Bangka Belitung yang ditangkap karena membelanjakan uang yang ditemukan di jalan jadi berita populer. Bagaimana kelanjutannya?

Hati-hati jika menemukan sesuatu yang bukan miliknya di jalan atau di mana pun.

Apalagi kalau yang ditemukan itu berupa uang dalam jumlah jutaan rupiah.

Jika menemukan uang atau barang yang bukan miliknya, sebaiknya dikembalikan kepada yang punya.

Seperti yang dialami oleh seorang wanita lanjut usia berinisial NU (60) di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Nenek NU diamankan polisi karena diduga mengambil barang dan membelanjakan uang yang bukan miliknya.

Baca juga: Video Gisel Bareng Wijin Ternyata Masih Viral di Instagram dan TikTok

Baca juga: Pose Tante Ernie Berendam di Kolam Renang Bikin Pusing, Pas Baget, Bagus Pemandangannya

Baca juga: Pantasan Pede Gandeng Nabila Maharani, Segini Uang YouTube Tri Suaka yang Sempat Gagal Jadi Polisi

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan, NU menjalani proses hukum terkait temuan tas yang di dalamnya ada uang tunai dan ponsel.

"Untuk sementara kita proses dulu sesuai prosedur," kata Adi saat dikonfirmasi, Jumat (7/1/2022).

Adi menuturkan, tas yang ditemukan NU merupakan milik seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang tercecer di Jalan Lintas Sungailiat pada 28 Desember 2021.

Dalam tas itu ada uang tunai Rp 5,5 juta dan dua buah ponsel.

Namun, NU tidak mengembalikan tas dan barang di dalamnya ke pemiliknya.

Uang tersebut justru terpakai untuk membayar utang dan biaya hidup sehari-hari.

"Laporan kehilangan dari warga yang kemudian ditelusuri keberadaan yang bersangkutan," ujar Adi.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved