Berita Sungailiat
Dana Terkumpul Hampir Setengah Miliar, Ratusan Warga Bangka Terbantu Lewat Program Seribu Berkah
Program 'Seribu Berkah' atau sering disingkat Serbu merupakan program kerja yang digagas pada masa pemerintahan Mulkan-Syahbudin
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Program 'Seribu Berkah' atau sering disingkat Serbu merupakan program kerja yang digagas pada masa pemerintahan Mulkan-Syahbudin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bangka.
Melalui program ini, para pegawai di Pemerintahan Kabupaten Bangka diminta menyumbangkan penghasilannya sebesar Rp1.000 per hari demi membantu masyarakat yang membutuhkan.
Alhasil, program yang telah berlangsung sejak 2019 lalu telah berhasil memberikan manfaat kepada ratusan orang yang telah menerima bantuan biaya berobat, sembako, kursi roda dan lain sebagainya.
"Sudah ada sekitar 180 orang masyarakat Kabupaten Bangka yang merasakan manfaat dari program Seribu Berkah tersebut," kata Bupati Bangka Mulkan, Senin (17/1/2022).
Baca juga: Terlibat Kasus Pengeroyokan, Polisi Serahkan Berkas Pelaku Anak di Bawah Umur ke Kejari Sungailiat
Baca juga: Emak-emak di Bangka Selatan Minta Oknum Guru Silat yang Mencabuli 3 Bocah SD Dihukum Mati
Menurutnya, hal tersebut dapat terlaksana atas kesadaran dan partisipasi dari pegawai yang ada di Kabupaten Bangka yang membuat dana yang berhasil terhimpun hampir Rp500 juta per tahunnya.
"Itu adalah salah satu upaya yang harus dilakukan dalam membantu masyarakat Kabupaten Bangka, terutama yang memang benar-benar membutuhkan," ucapnya.
Meski demikian, transparansi dari pimpinan dinilai sangat penting dalam pengelolaan dana Seribu Berkah ini, terutama dalam hal rekap dan pelaporan.
"Walaupun nominalnya hanya Rp1.000 per hari, tapi dana yang terkumpul tersebut adalah milik orang banyak yang harus dipertanggung jawabkan bersama-sama," ungkap Mantan Anggota DPRD Bangka ini.
Oleh karena itu, dengan adanya transparansi, maka para penyumbang yang dalam hal ini adalah para pegawai di OPD Pemkab Bangka akan memiliki rasa kepuasaan jika dana tersebut dimanfaatkan dengan baik.
Baca juga: Belajar Daring Tak Efektif, Fenomena Pelajar Beralih TI Terjadi, Banyak Anak Terancam Putus Sekolah
Baca juga: PNS Pemprov Babel Keluhkan Persoalan Gaji Belum Cair, Bakuda Berikan Penjelasan
Diakuinya, jika selama ini Pemkab Bangka hanya mengandalkan APBD untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, maka hal tersebut sangatlah susah.
Terlebih lagi, saat ini dana APBD Kabupaten Bangka tahun 2022 hanya sekitar Rp1,1 triliun lebih. Padahal, biaya belanja daerah Kabupaten Bangka jumlahnya melebih anggaran tersebut.
"Maka dari itu, kita harus mengoptimalisasi hal tersebut agar tidak terjadinya defisit," jelasnya.
Lebih lanjut, dengan adanya program seribu berkah ini merupakan bentuk pelayanan tercepat yang dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan biaya berobat dan lain sebagainya.
Saat ini, masih ada banyak masyarakat yang belum terbantu. Bahkan sudah ada sekitar 102 proposal pengajuan bantuan yang sudah diterima Pemkab Bangka.
"Perlahan-lahan pasti akan tetap kita bantu secara bertahap dan segera diselesaikan," imbuhnya.
(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bupati-bangka-mulkan-menyalurkan-bantuan-program-seribu-berkah-kepada-ricky.jpg)