Senin, 11 Mei 2026

Anya Geraldine

Punya Impian Berlibur Bersama Pasangan ke Cappadocia? Anya Geraldine Bagikan Cara Gratis ke Sana

Punya Impian Berlibur Bersama Pasangan ke Cappadocia? Anya Geraldine Bagikan Cara Gratis ke Sana

Tayang:
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
Kompas.com
Ilustrasi balon udara di Cappadocia, Turki 

BANGKAPOS.COM - Tempat wisata Cappadocia makin populer di Indonesia sejak serial Layangan Putus tayang. Bagi yang berminat berwisata ke Turki dan ingin ke tempat ini, ada cara gratis loh.

Destinasi wisata Cappadocia di Turki belakangan ini ramai jadi perbincangan publik.

Tempat wisata itu mencuat namanya saat disebut-sebut di serial Layangan Putus.

Penulis cerita, Eca Prasetya atau dikenal sebagai Mommy ASF memang menuangkan mimpinya mengunjungi Cappadocia di dalam novel, yang kemudian juga diangkat menjadi serial.

Dialog yang viral di media sosial dan menjadi perbincangan adalah dialog tokoh Kinan yang menyebut,

"Terus, kamu bawa dia ke Cappadocia. It's my dream, not her. My dream, Mas." kata Kinan saat mengetahui Lidya yang diajak ke tempat impiannya tersebut.

Dalam cerita  Mommy ASF, ia merasa kesal dengan mantan suami yang mengajak selingkuhannya ke tempat impiannya itu.

Baca juga: Negara-negara Ini Siap Bela Rusia Jika Perang Terjadi, Tak Gentar Meski AS dan NATO Dukung Ukraina

Baca juga: Kemenaker Pastikan Pekerja Mengundurkan Diri Tak Dapat JKP dan JHT, Ini Alasannya

Baca juga: Inilah Tips Bikin Suami Ketagihan Saat Hubungan Biologis, Kata dr Aisah Dahlan

Cappadocia merupakan salah satu distrik di Kota Anatolia, Turki yang menjadi tujuan favorit wisatawan.

Lantas, bagaimana Cappadocia bisa terbentuk dengan begitu megahnya?

Cappadocia, distrik kuno di timur-tengah Anatolia terletak di dataran tinggi terjal di utara Pegunungan Taurus, Turki.

Cappadocia menawarkan pemandangan yang luar biasa.

Berlokasi sekitar 84 kilometer (km) dari Turki, wilayah ini memiliki beragam atraksi dan hiburan yang bisa menjadi pilihan kegiatan.

Mulai dari gua, lembah yang indah dan bukit yang membentang.

Gereja-gereja dan terowongan bawah tanah dari era Bizantium dan Islam juga tersebar di seluruh pedesaan.

Ilustrasi gua-gua di Cappadocia
Ilustrasi gua-gua di Cappadocia (Kompas.com)

Melansir Daily Sabah, sejarah Cappodocia berawal dari letusan serangkaian gunung berapi, meliputi Gunung Erciyes dan Hasan yang membentuk lanskap unik.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved