Update Terbaru Invansi Rusia-Ukraina di Hari Kelima, Kharkiv Diserang Roket, Rusia Kena Sanksi Dunia
Pembicaraan antara Ukraina dan Rusia pada Senin pagi berakhir tanpa terobosan. Ini update terbaru invansi Rusia Ukraina di hari kelima
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM - Invasi Rusia ke Ukraina masih terus beralanjut sejak Kamis (24/2) hingga Selasa (1/3).
Kedua negara dikabarkan gagal mencapai kesepakatan saat berdialog di perbatasan Belarusia.
Pembicaraan antara Ukraina dan Rusia pada Senin pagi berakhir tanpa terobosan.
Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan negosiasi dan pembicaraan putaran kedua dapat berlangsung dalam beberapa hari mendatang.
Berikut update terbaru invansi Rusia ke Ukraina sampai hari kelima dilansir beberapa sumber.
Syarat damai dari Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan invasi yang dilakukan ke Ukraina bisa disetop dengan sejumlah syarat.
Salah satunya, Ukraina harus bersikap netral.
Dilansir Reuters, hal itu diungkapkan Putin saat menelepon Presiden Perancis Emmanuel Macron. Dalam pernyataan Kremlin bahwa Putin juga meminta Ukraina menghapus inisiatif denazifikasi dan demiliterisasi serta kontrol Rusia atas Krimea yang dicaplok secara resmi.
Putin juga menginginkan status netral untuk Ukraina.
Dia tak ingin ada pengaruh barat dalam situasi saat ini.
Sang presiden tegas mengatakan, Ukraina adalah negara merdeka yang tidak boleh dicampuri asing.
Serangan roket di kota Kharkiv
Rusia kembali menyerang Ukraina dengan roket.
Diberitakan Theguardian, puluhan orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam serangan roket oleh pasukan Rusia di kota Kharkiv, Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/27022022myt.jpg)