Syarat Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Sriwijaya, Garuda, dan Citilink, Tak Perlu Antigen atau PCR

Penumpang pesawat tak perlu lagi tes antigen atau PCR sebagai syarat dapat terbang.

Editor: Alza Munzi
Istimewa/Lion Air
Ilustrasi pesawat Lion Air 

BANGKAPOS.COM - Penumpang pesawat tak perlu lagi tes antigen atau PCR sebagai syarat dapat terbang.

Aturan ini berlaku untuk semua maskapai penerbangan domestik yakni Lion Air, Sriwijaya Air, Garuda, Super Jet, dan Citilink.

Dengan catatan, penumpang tersebut sudah menjalani vaksin lengkap dua kali.

Aturan bulan Maret 2022 ini, juga berlaku untuk transportasi laut dan darat.

"Pelaku perjalanan domestik dengan transportasi darat, laut maupun udara yang

sudah melakukan vaksinasi kedua dan lengkap sudah tidak perlu menunjukkan bukti tes antigen maupun PCR negatif," kata

Menko Maritim Luhut Pandjaitan dalam konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Senin, (7/3/2022).

Kebijakan tersebut, kata Luhut, dalam rangka transisi menuju aktivitas normal.

Nantinya akan ada surat edaran yang akan diterbitkan oleh kementerian dan lembaga terkait yang akan terbit dalam waktu dekat.

Selain itu kata Luhut, seluruh kompetisi olahraga dapat menerima penonton dengan syarat sudah melakukan vaksinasi booster dan menggunakan aplikasi pedulilindungi.

"Dengan kapasitas masing-masing sebagai berikut level 4 25 persen dan Level 3 50 persen dan level 2 5 persen dan level 1 100 persen," katanya.

Baca juga: Ternyata Kalau Ada Kelabang Masuk Rumah Justru Jangan Dibunuh, Alasannya Tak Disangka-sangka

Luhut mengatakan berdasarkan data yang dievaluasi pemerintah, tren kasus harian Covid-19 nasional menurun sangat signifikan.

Turunnya kasus harian diiringi turunnya jumlah rawat inap dan tingkat kematian. 

 "Secara khusus perlu kami informasikan bahwa kondisi tren penurunan kasus konfirmasi harian terjadi di seluruh provinsi di Jawa dan Bali.

Baca juga: Beredar Kabar Tenaga Honorer Akan Diangkat Langsung Jadi ASN Tanpa Tes, BKN Ungkapkan Fakta Ini

Bahkan tingkat rawat inap di rumah sakit seluruh provinsi Jawa Bali juga telah menurun terkecuali DIY, Namun DIY, kami perkirakan akan turun dalam beberapa hari ke depan ini," katanya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved