Selasa, 5 Mei 2026

Benarkah Makanan Tinggi Kandungan Protein Sulit untuk Dicerna, Berikut Penjelasan dr Samuel Oetoro

Makanan tinggi kandungan protein sulit untuk dicerna, dr Samuel Oetoro berikan penjelasan.

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
YouTube VDVC health
dr Samuel Oetoro benarkah makanan tinggi kandungan protein sulit untuk dicerna 

BANGKAPOS.COM -- Makanan tinggi kandungan protein sulit untuk dicerna, dr Samuel Oetoro berikan penjelasan. 

Makanan yang tinggi kandungan protein memang sangat baik untuk tubuh manusia. 

Ada banyak makanan yang memiliki tinggi protein. 

Beberapa di antaranya adalah daging sapi tanpa lemak, daging ayam, ikan dan makanan laut. 

Selain itu telur juga termasuk, olahan susu dan kacang-kacangan. 

Lalu benarkah bila makanan protein yang tinggi justru lebih sulit dicerna. 

Ilustrasi makanan berprotein
Ilustrasi makanan berprotein (Freepik)

Berikut penjelasan Dokter spesialis ahli gizi, DR. dr. Samuel Oetoro MS SpGK.

Hal itu dia beberkan dalam kanal YouTube VDVC health diunggah pada 22 April 2020 lalu.

"Kalau pertanyaannya sulit untuk dicerna itu fakta. Tetapi apakah akan mengangu pecernaan itu tidak," terangnya dalam video tersebut.

Sebab menurutnya ada urutan yang ada di lambung, urutan paling cepat adalah karbohidrat memakan waktu 1 sampai 2 jam. 

Sementara protein 3 sampai 4 jam dicerna. 

Namun sebenarnya yang paling sulit dicerna menurut dr Samuel Oetoro adalah lemak. 

"Paling terakhir dan sulit dicerna itu lemak," sebutnya. 

Dia mengatakan bahwa jika Anda mengonsumsi makanan yang tinggi protein dan lemak justru akan kenyang lebih lama.

Namun, lanjut dr Samuel menyebutkan bahwa proses itu tidak menganggu perncernaan. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved