Tabrakan Maut di Koba
Benturan Keras Bak Suara Ban Pecah Terdengar, Amir Sempat Mendengar Korban Menjerit Minta Tolong
Suara benturan keras terdengar saat terjadi laka lantas di Jalan Namang-Koba, Desa Pal Empat, Bangka Tengah
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Suara benturan keras terdengar saat terjadi laka lantas di Jalan Namang-Koba, Desa Pal Empat, Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (18/3/2022) sore antara mobil tangki minyak Pertamina dengan seorang pengendara motor matic.
Peristiwa itu terjadi diperbatasan Desa Pal Empat dan Desa Kurau Timur, Bangka Tengah tepatnya disalah satu ruas jalan Pantai Penyak.
Amir (57), saksi mata kejadian tersebut mengaku sedang bekerja di sekitar lokasi kejadian dan seketika mendengar suara benturan yang sangat keras.
"Awalnya saya kira ada ban mobil pecah, ternyata di jalan ada yang tabrakan," ungkap Amir.
Baca juga: BREAKING NEWS, Kecelakaan Maut, Mobil Tangki Pertamina Tabrak Pengendara Motor di Jalan Namang-Koba
Baca juga: Sama-sama Ngebut, Mobil Tangki Pertamina Bertabrakan Pengendara Motor di Bangka Tengah
Sontak, dirinya pun terkejut setelah melihat pengendara motor yang sudah terkapar dipinggir jalan.
Kala itu, Ia bersama dengan warga lainnya melihat korban yang terlihat tak sadarkan diri dengan posisi badan meringkuk.
"Kami sangka korbannya itu meninggal ditempat karena keliatannya udah kayak enggak bernapas lagi dan hidungnya keluar darah enggak berhenti-berhenti," jelasnya.
Barulah setelah beberapa menit berselang, terdengar korban menjerit meminta tolong dengan suara yang terengah-engah.
Kemudian ia meminta temannya menyiapkan mobil untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.
"Saya sebenarnya juga takut mau nolong, takut dikira macam-macam, karena saat itu juga belum ada polisi yang datang. Tapi kasihan melihat korban ini, siapa tau dia masih ada harapan hidup," ucap Amir.
Korban pun akhirnya dibawa kerumah sakit menggunakan mobil bak jenis Toyota Hilux.
"Yang bawa itu dua orang, satu orang warga sekitar yang nyetir dan satunya sopir mobil tangki Pertamina itu sendiri. Jadi sopir mobil truk Pertamina dan korban itu naik ke bak mobil," jelasnya.
Menurutnya, saat kejadian tabrakan cuaca sedang hujan lebat sehingga dirinya menutup korban tersebut dengan triplek agar tidak kehujanan di perjalanan.
"Namanya juga panik, jadi pakai alat seadanya aja, kasihan orang sekarat ditambah harus hujan-hujanan," ungkap Amir.
Namun ia mendengar kabar bahwa korban telah meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
"Ada yang bilang katanya pegendara motor itu orang Desa Perlang," ucap Amir.
Sementara itu, menurut pihak kepolisian yang sedang melakukan oleh TKP di lokasi kejadian, pihaknya sudah mengantongi identitas dari pengendara motor tersebut, namun belum bisa memastikan apakah identitas tersebut benar-benar milik korban atau tidak.
"Memang ada identitas didompetnya, tapi kami belum bisa memastikan apakah itu milik dia (korban) atau bukan," ucap anggota kepolisian dari Unit Laka Lantas Polres Bangka Tengah tersebut.
Selain itu, pihaknya juga belum bisa memberikan keterangan lanjutan tentang kondisi pengendara motor itu.
"Kami belum ada informasi apakah korban meninggal atau tidak," katanya.
Sama-sama Ngebut
Diberitakan Bangkapos.com sebelumnya, telah terjadi kejadian laka lantas yang melibatkan mobil tanki minyak milik Pertamina dengan pengendara motor matic jenis honda vario merah di Jalan Raya Namang-Koba, Desa Pal Empat, Bangka Tengah, Jumat (13/2/2022).
Menurut Aan (27), seorang saksi dalam kejadian tersebut, laka lantas terjadi sekitar pukul 16.40 WIB, dimana kondisi cuaca saat hujan lebat.
Ia mengatakan, pengendara motor dengan plat BN 3961 VJ yang diperkirakan berumur 27 atau 28 tahun itu, melaju cukup kencang dari arah Pangkalpinang menuju Koba.
Baca juga: Gusti Tak Pernah Mengenal Bandar Sabu Ini, Tapi Bisnis Mereka Berjalan Lancar, Begini Akhirnya
Baca juga: Soal Harga Minyak Goreng, Pemkot Pangkalpinang Tak Bisa Intervensi
Sementara di arah berlawanan, mobil tangki pertamina dengan plat BN 8718 PR juga melaju dengan kecepatan cukup tinggi yang sedang menyalip mobil di depannya dan mengambil jalur agak ke kanan.
"Tabrakannya adu kambing, dan dua-duanya memang ngebut," kata Aan.
Diakuinya, saat ini korban sudah dibawa ke salah satu rumah sakit di Kota Pangkalpinang menggunakan mobil warga sekitar dan didampingi oleh sopir mobil truk pertamina.
Diketahui bahwa korban berjenis kelamin laki-laki dan belum diketahui identitasnya.
Berdasarkan hasil pantauan Bangkapos.com di lokasi, tampak kondisi motor Honda Vario berwarna merah yang sudah hancur dan tak berbetuk.
Selain itu, terlihat kaca helm milik pengendara juga pecah.
Sementara itu, kondisi bumper depan mobil tanki milik pertamina tampak penyok, bahkan ada beberapa bagian yang pecah.
Tampak juga beberapa petugas kepolisian dari Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bangka Tengah sedang melakukan olah TKP.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220318-laka21.jpg)