Sabtu, 25 April 2026

Militer dan Kepolisian

Rusia Vs Ukraina, Inilah Empat Sistem Senjata yang Digunakan Ukraina Hadapi Rusia

Ukraina memiliki tiga sistem senjata yang digunakan sejauh ini, yaitu rudal anti-udara Strela, senjata anti-tank NLAW, dan drone TB-2 Bakraytar

Editor: Iwan Satriawan
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Tank Rusia dihancurkan oleh pasukan Ukraina di Luhansk. 

TB-2 yang digunakan oleh Azerbijan, berkontribusi pada keberhasilan negara tersebut dalam perang Nagorno-Karabakh 2020 melawan Armenia.

Sebagian dari hal tersebut yaitu kegunaan drone TB-2 dapat terbang hingga 27 jam pada jarak lebih dari 90 mil dari tempat peluncurannya.

Selain kamera optik dan inframerah, TB-2 dapat membawa hingga 330 pon rudal dan roket berpemandu laser, termasuk roket anti-tank.

4. Rudal Javelin

Pasukan Amerika meluncurkan rudal Javelin
Pasukan Amerika meluncurkan rudal Javelin (Lockheed Martin)

Rudal Javelin buatan AS menjadi senjata andalan militer Ukraina, hingga meme yang beredar di media sosial mengubahnya menjadi ikon religi yang disandang oleh Mary Magdalene, seorang santa dari gereja Ortodoks yang dianut mayoritas rakyat Ukraina.

Dijuluki "Saint Javelin," pelindung Ukraina, dia mengacungkan salah satu rudal di bawah lingkaran kuning dan biru bendera Ukraina.

Selain menjadi simbol dukungan AS, sekutu paling kuat Ukraina melawan Rusia, Javelin juga diakui secara militer karena karakteristik teknisnya.

Dilengkapi dengan dua bahan peledak, rudal antitank ini dapat menembus lapis baja tank paling canggih di dunia, dan khususnya T-90 Rusia, yang pelindung peledaknya bereaksi terhadap dampak proyektil untuk mengurangi atau bahkan menghentikannya menembus lapis baja pertahanan tank.

Muatan pertama Javelin meledak saat bersentuhan dengan lapis baja terluar, dan kemudian melepaskan muatan kedua yang lebih kuat, yang menembus hingga ke dalam.

Javelin memiliki jangkauan efektif 2.500 meter, dapat digunakan dalam mode serangan langsung untuk menghancurkan target.

Atau, jika ditembakkan ke atas, dapat menembak jatuh pesawat yang terbang rendah seperti helikopter.

Javelin juga dapat digunakan dalam mode serangan tidak langsung dari atas.

Cara kerjanya, rudal naik hingga ketinggian 160 meter dan kemudian jatuh menghunjam secara vertikal ke sasaran, seperti lembing legiun Romawi kuno.

Seperti video game

Lintasan dari atas inilah yang membuatnya menjadi senjata yang tangguh dan ditakuti saat melawan tank, karena pintu masuk kendaraan berada di sisi atas, dan di situlah mereka paling rentan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved