Kamis, 30 April 2026

Ramadhan

Tips Agar Tak Lemas saat Puasa Sepanjang Hari

Intinya, orang yang berpuasa harus pandai mengatur menu atau pola makan ketika sahur dan berbuka puasa.

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribunnews.com
Tips Agar Tidak Lemas Saat Puasa 

BANGKAPOS.COM - Banyak orang merasa tidak bertenaga saat sedang berpuasa, meski sudah makan sahur.

Lemas tak bertenaga biasanya dirasakan berat pada hari-hari pertama puasa di bulan Ramadhan.

Saat puasa, tubuh memang mengalami kekurangan energi karena seharian tidak ada asupan makanan dan minuman.

Apalagi jika seseorang berpuasa menjalani aktivitas berat, tentu akan membuat tubuh lemas.

Namun ada tips yang bisa dilakukan agar tubuh tetap bertenaga dan tidak lemas meski sepanjang hari menjalani ibadah puasa.

Intinya, orang yang berpuasa harus pandai mengatur menu atau pola makan ketika sahur dan berbuka puasa.

Baca juga: Inilah yang Dimakan Nabi Muhammad Saat Sahur, Begini Penjelasan Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Praktisi Kesehatan sekaligus Dokter Umum Praktek di Apotek K24 Pangkalpinang, dr Riza Jayanti kepada Bangkapos.com beberapa waktu lalu mengatakan tubuh mengalami lemas bisa jadi karena tubuh kita kaget saat pertama kali puasa.

"Terutama bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi gula dalam jumlah tinggi. Namun, seringkali kagetnya hanya pada hari-hari pertama puasa, tubuh akan segera beradaptasi, sehingga selanjutnya, metabolisme tubuh pun jadi minimal mengikuti kondisi puasa," kata Riza, Kamis (6/4/2021).

Untuk itu, Riza menyarankan agar tubuh tak lemas saat berpuasa yakni makanan sahur mesti bersumber dari karbohidrat, utamanya karbohidrat kompleks berupa nasi beras merah atau gandum.

Selain itu memperbanyak menu sayur dan buah serta vitamin dan serat saat sahur.

"Untuk berbuka puasa, nikmati makanan secara perlahan. Hindari juga gorengan dan batasi gula. Kurma menjadi makanan berbuka yang baik. Selain sesuai sunnah Nabi Muhammad untuk berbuka puasa dengan tiga buah kurma, buah ini juga tergolong sumber serat yang baik," kata Riza.

Ia juga mengingatkan agar menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik melalui asupan air putih minimal delapan gelas dalam sehari.

"Terbagi menjadi dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari dan dua gelas saat sahur," jelasnya.

Baca juga: Ini Tips Mempersiapkan Menu Sahur yang Sehat dan baik Selama Berpuasa

Riza memberikan tips kuat berpuasa agar tidak lemas di situasi pandemi Covid-19 meliputi :

1. Asupan nutrisi

Menu dan nutrisi saat
sahur dan buka puasa harus diperhatikan.
Ketika puasa, tubuh harus mendapat nutrisi yang cukup agar tetap terjaga kesehatannya.

2. Beraktivitas

Tetap beraktivitas selama berpuasa, tetaplah melakukan aktivitas yang biasa dilakukan, hanya saja kurangi aktivitas yang dirasa menguras tenaga.

3. Olahraga ringan

Waktu terbaik untuk berolahraga adalah 30-60 menit sebelum buka puasa dan 60 menit setelah buka puasa, untuk membantu mempermudah rehidrasi.

Sejumlah pakar kesehatan mengatakan bulan puasa adalah momen paling tepat untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.

Tak hanya itu, pakar kesehatan pun mengatakan selain menyehatkan, juga bisa menurunkan berat badan. Namun, hal ini dapat terwujud jika menjalani olahraga secara rutin dan konsisten, diimbangi konsumsi makan makanan bergizi saat berbuka dan sahur.

Menu sahur seimbang

Melansir Cleveland Clinic, menu sahur yang seimbang akan membantu mempersiapkan tubuh untuk berpuasa di siang hari, sekaligus membuat pencernaan menjadi lebih efisien.

Pilihlah makanan yang terdiri dari campuran karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, sayur dan juga buah.

Baca juga: Tips Makanan Sahur yang Sehat saat Ramadhan ala dr Zaidul Akbar, Wajib Dicoba Nanti

Makanan-makanan sehat itu akan menopang tubuh selama berpuasa.

Sebaliknya, hindari makanan asin atau gorengan saat sahur.

Tapi pilihlah roti, nasi merah, telur, alpukat, keju, yogurt saring, dan pisang yang bisa bikin perut awet kenyang.

Tubuh yang tidak cukup terhidrasi menjadi tidak berenergi, sehingga menjadi lebih mudah lemas sepanjang hari.

Minumlah banyak air putih saat buka sampai sahur.

Jika cukup sulit, coba tambal kecukupan hidrasi dengan makan sup atau sayur berkuah untuk membatalkan puasa.

Selain itu, pilih buah dan sayur kaya air selama puasa.

Contohnya semangka, melon, timun suri, pir, dan sebagainya.

Selama puasa, minimalkan asupan kafein seperti kopi dan teh karena bisa membuat sering kencing, badan lemas, dan tidak bertenaga saat puasa.

Selama puasa, sejumlah aktivitas ibadah terkadang dilakukan sampai larut malam.

Sementara itu, kita perlu bangun lebih awal setiap hari untuk makan sahur.

Perlu diingat, kurang tidur juga bisa jadi penyebab badan lemas saat puasa.

Oleh sebab itu, upayakan untuk tidur lebih awal.

Selain itu, jadwalkan tidur siang secara teratur selama puasa.

Tak perlu terlalu lama, cukup 15 sampai 20 menit di sela-sela istirahat siang.

Dengan demikian, ibadah yang dikerjakan selama bulan Ramadhan bisa jalan terus.

Cara lain agar tidak lemas saat puasa lainnya yakni menjaga tubuh agar tetap dingin.

Tubuh yang terlalu banyak berkeringat saat puasa rentan mengalami dehidrasi dan lemas.

Jika memungkinkan, upayakan untuk tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan.

Ciptakan ruangan yang dingin dengan membuka jendela lebar-lebar, mengatur suhu ruangan tetap dingin, atau gunakan kipas angin.

Apabila harus beraktivitas di luar ruangan dengan cuaca yang cukup panas, gunakan pakaian yang nyaman dan tidak bikin gerah.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita/Kompas.com)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved