Sabtu, 11 April 2026

Konflik Rusia dan Ukraina

Perang Rusia dan Ukraina, Kehancuran Borodyanka Jauh Lebih Mengerikan daripada Bucha

Kedua kota tersebut berada di pinggiran kota Kyiv dan menyaksikan pertempuran sengit dalam pertempuran memperebutkan ibu kota.

Editor: fitriadi
BBC
Kehancuran Kota Borodyanka jauh lebih mengerikan daripada apa yang telah ditemukan di Kota Bucha akibat invasi Rusia ke Ukraina. 

BANGKAPOS.COM - Kehancuran Kota Borodyanka jauh lebih mengerikan daripada apa yang telah ditemukan di Kota Bucha akibat invasi Rusia ke Ukraina.

"Mereka sudah mulai memilah-milah reruntuhan di Borodyanka," kata Presiden Ukraina Volodymr Zelensky dalam pidato Facebook terbarunya pada Kamis (7/4/2022) malam.

"Di sana jauh lebih mengerikan. Ada lebih banyak lagi korban penjajah Rusia," kata Zelensky.

Kedua kota tersebut berada di pinggiran kota Kyiv dan menyaksikan pertempuran sengit dalam pertempuran memperebutkan ibu kota.

Dua puluh enam mayat telah ditemukan dari bawah reruntuhan dua bangunan apartemen yang hancur di Borodyanka , barat laut Kyiv, menurut jaksa agung Ukraina.

Baca juga: Inilah 6 Negara yang Terang-Terangan Berada di Pihak Rusia, Bakal Jadi Sekutu Jika Perang Dunia 3

Iryna Venediktova menuduh Moskow sengaja menargetkan wilayah sipil, dalam sebuah posting di Facebook.

"Tidak ada situs militer di sini," katanya, seraya menambahkan bahwa pasukan Rusia "menembaki infrastruktur perumahan di malam hari, ketika jumlah orang di rumah maksimal".

Venediktova mengklaim ada "bukti kejahatan perang pasukan Rusia di setiap kesempatan".

Penyelidik mengatakan mereka menemukan 26 mayat di antara puing-puing di Borodyanka pada hari Kamis.

Vadim Shandrenko termasuk di antara mereka yang mencari sisa-sisa teman dan keluarga. Temannya, Volodymyr, berada di rumah di dalam gedung apartemen yang sekarang runtuh ketika dihantam serangan udara Rusia.

Shandrenko mengatakan kepada CBS News bahwa tentara Rusia tidak akan membiarkan dia mencari.

Penduduk setempat mengatakan kepada CBS News bahwa Rusia juga meledakkan sebuah jembatan saat mereka mundur dari kota.

Di desa terdekat Termakhivka, penduduk setempat mengatakan kepada CBS News bahwa tentara Rusia menjarah segala sesuatu mulai dari pakaian dan peralatan perak hingga lemari es dan mesin cuci.

Baca juga: Wagner, Tentara Bayaran yang Dikerahkan Rusia ke Ukraina, Disebut Sering Lakukan Kejahatan Perang

Mykola Oleksienko, kepala desa, mengatakan bahwa Rusia menggerebek klinik desa, meninggalkannya dalam keadaan rusak.

Termakhivka berjarak sekitar 30 mil dari lokasi nuklir Chernobyl , tempat pasukan Rusia juga ditarik keluar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved