Senin, 13 April 2026

Takut Studi Dipersulit, Mahasiswa S2 Ini Rela Jadi Budak Nafsu Ibu Dosen, Kisahnya Hebohnya

Satu kasus yang sempat mengemparkan dunia, adalah kasus pelecehan yang dialami mahasiswa asal jepang.

Editor: M Zulkodri
Paxels
Ilustrasi pelecehan 

BANGKAPOS.COM---Belakangan ini kasus pelecehan sedang marak terjadi di perguruan tinggi.

Satu kasus yang sempat mengemparkan dunia, adalah kasus pelecehan yang dialami mahasiswa asal jepang.

Mahasiswa berusia 25 tahun ini mengaku dijadikan budak nafsu oleh dosennya sendiri.

Dirinya mengaku terpaksa menuruti kemauan bejat sang ibu dosen lantaran takut studinya akan dipersulit.

Parahnya lagi, ketika memberanikan diri lapor ke pihak univeritas, pria ini malah 'diabaikan'.

Diberitakan Sripoku.com dari eva.vn, mahasiswa yang namanya disembunyikan ini menuntut ilmu di Fakultas Ekonomi Politik Universitas Waseda, Jepang, pada tahun 2014 lalu.

Ia belajar di bawah bimbingan seorang dosen wanita yang bergelar associate professor di departemen itu.

Baca juga: Calon Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan Usai Pergoki Hoby Menjijikkan Calon Suaminya di Laptop

Baca juga: Pria Asal Jember Ini Buat Heboh Satu Dusun dan Rumah Sakit,Dalam Perutnya Ditemukan Gelas Kaca

Baca juga: SATU Minggu Mau Dilantik, Calon Prajurit TNI Malah Dipecat, Gara-gara Ibunya Menikah dengan Pria Ini

Setelah mendapatkan gelar sarjana, ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke taraf S2.

Selagi mengejar gelar 'master', pria ini dibimbing oleh dosen wanita yang sama.

Pada Februari 2017, dosen tersebut terang-terangan meminta pemuda tadi menjadi kekasihnya, padahal dosen ini sebenarnya sudah memiliki suami.

Dia bahkan diajak berlibur ke Taiwan pada bulan Maret 2017, di mana dirinya dipaksa berhubungan intim dengan sang dosen.

Tidak sampai situ saja, pria ini juga dipaksa mengerjakan berbagai pekerjaan rumah seperti : memasak, menjemput anak, dan lain-lain.

Dua wanita ini terekam kamera saat melakukan pelecehan seksual kepada seorang pria yang sedang berbelanja di sebuah toko minimarket di Washington DC, Amerika Serikat.
Dua wanita ini terekam kamera saat melakukan pelecehan seksual kepada seorang pria yang sedang berbelanja di sebuah toko minimarket di Washington DC, Amerika Serikat. (Mirror)

Ia telah menjadi korban pelecehan dan penyalahgunaan kekuasaan dari sosok yang memegang 'kekuasaan'.

Pemuda ini bahkan mengaku sempat kepikiran mengakhiri hidupnya sendiri saking depresinya.

Barulah pada tahun 2021, Ia memberanikan diri untuk melaporkan perilaku sang dosen ke Komite Anti-Pelecehan Universitas Waseda.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved