Breaking News:

Ramadhan

Makan Sahur saat Azan Subuh Sudah Berkumandang, Ini Penjelasan Ulama dan MUI

Banyak orang belum paham batas waktu makan sahur, apakah harus dihentikan ketika sudah memasuki waktu imsak atau saat azan tiba.

Editor: fitriadi
Tribunnews.com
Ilustrasi batas waktu sahur saat azan subuh berkumandang. 

BANGKAPOS.COM - Sebagian umat muslim belum memahami soal batas waktu makan sahur untuk puasa Ramadan.

Mereka masih bingung apakah batasnya saat waktu imsak atau ketika azan subuh berkumandang.

Di Indonesia, imsak dikenal sebagai waktu yang terletak beberapa menit sebelum azan subuh.

Waktu imsak biasanya ditandai dengan berkumandangnya suara shalawat tarhim yang diputar di masjid-masjid.

Baca juga: Menu Sahur Ala Rasulullah, Sederhana tapi Berkah dan Insya Allah Bikin Tubuh Kuat Puasa Sehari Penuh

Banyak orang menganggap bahwa sahur harus dihentikan ketika sudah memasuki waktu imsak.

Imsak artinya menahan, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh agama, diantaranya makan dan minum.

Bila mencermati beberapa penjelasan para ulama dalam berbagai kitabnya akan bisa dengan mudah diambil satu kesimpulan kapan sesungguhnya ibadah puasa itu dimulai dan apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan waktu imsak.

Buya Yahya dalam tausiyahnya mengatakan, meski sudah terdengar pemberitahuan waktu imsak, masih boleh makan dan minum.

Artinya imsak hanya memberi tahu agar umat muslim bersiap atau cepat-cepat mengakhiri makan dan minum karena waktu sahur hampir habis.

Ulama lainnya, Ustadz Abdul Somad mengatakan istilah imsak hanya ada di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved