CARA Sehat Rasulullah di Bulan Puasa Ramadhan, Hanya 2 Kali Sakit Seumur Hidup, Tips dr Zaidul Akbar

Tips dr Zaidul Akbar, berpuasa ramadhan tetap sehat ala Rasulullah, sekaligus detoksifikasi tubuh.

Penulis: Widodo | Editor: Alza Munzi
YouTube Maa HaaDzaa
Tips dr Zaidul Akbar 

BANGKAPOS.COM -- Berpuasa Ramadhan tetap sehat ala Rasulullah, sekaligus detoksifikasi tubuh. 

Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk mendetoksifikasi tubuh. 

Sebagaimana diketahui terkadang seseorang dalam mengonsumsi makanan tidak melihat makanan tersebut sehat atau tidak. 

Bahkan justru makanan tersebut hanya membuat sampah dan tidak membuat sehat tubuh. 

Ada banyak makanan yang sebenarnya kurang baik untuk tubuh. 

Namun, karena kebiasaan sehingga sering dimakan oleh banyak orang. 

Nah, bulan Ramadhan inilah waktu yang pas untuk menahan dan membersihkan tubuh dari makanan yang seperti itu. 

Dengan cara berpuasa ini sebagai salah satu solusi tetap sehat. 

Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Demikian juga diungkapkan oleh Penggagas Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar dalam video di kanal YouTube Maa HaaDzaa diunggah pada 26 Juni 2019.

Dia mengungkapkan Rasulullah saja hanya dua kali sakit selama seumur hidupnya, sebelum wafat pada usia 63 tahun.

Baca juga: Inilah Makanan yang Bisa Bikin Kamu Lebih Cerdas, Simak Penjelasan dr Zaidul Akbar

dr Zaidul Akbar menyarankan umat muslim agar mempelajari bagaimana cara Alquran dan Rasulullah mengajari manusia makan dengan baik.

Misalnya, kapan waktu makan terbaik.

"Yakni saat mata kita melihat matahari dan sesaat matahari tenggelam, sebelum jelang malam," katanya.

"Penyakit sebenarnya bisa diobati jika mengaktifkan autodetokfikasi," bebernya.

Misalnya sel kanker, jangan biarkan makan dan biarkan kelaparan.

Baca juga: Lancarkan BAB, Inilah Manfaat Luar Biasa Minyak Zaitun Bagi Kesehatan, Tips dr Zaidul Akbar

"Jika kita makan makanan yang tidak dibutuhkan tubuh, maka badan akan terasa lemas," ungkapnya.

Maka pola makan di bulan Ramadhan, disarankan agar isi piring makan saat sahur diperhatikan, agar tak melulu berisi karbohidrat dan minim protein.

"Menu makan sahur berupa 1/3 porsi sayur dan buah, 1/3 porsi biji-bijian serta 1/3 porsi protein," imbuhnya.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari puasa, maka disarankan untuk mengurangi makanan yang menimbulkan masalah bagi tubuh.

Misal dengan berhenti mengkonsumsi gula pasir, tepung dan turunannya.

Nasi putih, makanan berbasis susu, minyak goreng dan turunannya.

"Dengan cara itu, selama di bulan Ramadan, tubuh akan terasup dengan apa yang sebenarnya memang harus masuk," ujarnya.

Menu untuk buka puasa, disarankan berbuka dengan buah dan teh rempah.

Setelah shalat tarawih, dilanjutkan makan sayur yang dikukus lalu makan kacang-kacangan.

Berpuasa dan makan sesuai jurus sehat Rasulullah, dia meyakinkan tubuh tak akan lemas meski berpuasa seharian.

Melainkan akan mendapatkan hasil maksimal, berupa kesehatan yang prima, sehat dan bugar.

Inilah Makanan Nabi Muhammad SAW Ketika Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

Semua umat Islam di penjuru dunia melaksanakan ibadah tersebut.

Asupan makanan yang bergizi sangat memengaruhi kesehatan tubuh pada bulan puasa.

Meskipun demikian, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah ternyata sangat sederhana.

Tubuh yang sehat tentunya dipengaruhi oleh makanan yang sehat pula.

Oleh sebab itu, selama bulan Ramadhan kita dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat, bergizi, dan tidak berlebihan.

dr Zaidul Akbar dalam kanal YouTubenya menjelaskan tentang makanan Nabi Muhammad SAW saat bulan Ramadhan yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Hal itu dijelaskan dalam video di kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official yang diunggah pada 15 April 2020 lalu.

Berikut makanan Nabi Muhammad SAW saat bulan Ramadhan seperti dijelaskan oleh dr Zaidul Akbar.

Meskipun sangat sederhana, namun makanan tersebut sangat tinggi manfaatnya.

1. Kurma

Kurma mengandung asam amino yang sangat baik bagi tubuh, dan sangat dianjurkan dikonsumsi saat bulan Ramadhan.

Manfaat kurma bagi tubuh apabila dikonsumsi waktu sahur, dapat memberikan energi cadangan saat berpuasa.

Sedangkan apabila dikonsumsi saat berbuka, dapat memberikan nutrisi serat alami yang mudah dicerna dalam sistem pencernaan tubuh.

2. Air Putih

"Ketika Nabi SAW sedang tidak memiliki kurma, Nabi menyuruh kita untuk minum air," kata dr Zaidul Akbar.

Banyak sekali manfaat air putih bagi tubuh manusia, yaitu mencegah dehidrasi, membantu menghilangkan racun dalam tubuh, meningkatkan metabolisme dan masih banyak lagi.

"Tadi saya sempat melihat video dari seorang Syekh yang merupakan seorang dokter di Mesir, beliau menjelaskan dalam khutbahnya bahwa pada masa pandemi seperti saat ini, perbanyak minum air, basahi tenggorokan Anda, karena virus itu tidak akan bisa hidup pada lingkungan yang basah," tutur dr Zaidul Akbar.

Dengan manfaat yang berlimpah tersebut, tak hanya di bulan Ramadhan, setiap hari pun kita dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih untuk menjaga kesehatan tubuh.

"Jadi ada kurma dan air, tidak ada gorengan saat buka puasa," ujar dr Zaidul Akbar di akhir videonya.

(Bangkapos.com/Widodo)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved