Selasa, 28 April 2026

Amerika Serikat Kirim Jet Tempurnya ke Ukraina, Rusia Terjunkan Lebih Banyak Pasukan

AS memberi bantuan jet tempur ke Ukraina pada Rabu (20/4/2022) untuk melawan Rusia yang kian brutal di kawasan timur negara itu, terutama Mariupol....

Sputnik
Jet tempur MiG-29 

"Alih-alih merayakan kehidupan baru, Paskah kali ini bertepatan dengan serangan Rusia di Ukraina timur," kata Guterres.

Rusia unggah video serangan presisi

Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu (20/4/2022) mengunggah sebuah video yang menunjukkan sebuah amunisi pintar memusnahkan pos komando tentara Ukraina.

Markas besar unit militer Ukraina dihancurkan oleh serangan yang tepat.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, serangan oleh amunisi artileri presisi tinggi Krasnopol dikirimkan ke pos komando yang diintai, dari pos komando infanteri mekanik Ukraina yang terletak di gedung sebuah lokasi industri.

Markas besar unit itu dihancurkan oleh serangan yang tepat.

Baca juga: Video Oknum Polisi Durasi 1 menit 26 detik Beredar, Diduga Aniaya Murid SD Usai Mobil Disenggol

Baca juga: Pintu Rezeki Pasti Terbuka Lebar, Doa ini Selalu Dibaca Nabi Muhammad, Jangan Kaget dengan Hasilnya

Baca juga: Tips Sehat dr Zaidul Akbar, Inilah Obat Alami Sembuhkan Wasir dan Ambeien Secara Cepat

"Senjata presisi itu dipandu, dan akurasi serangan dikendalikan oleh tim kendaraan udara tak berawak," ujar pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, dilansir TASS.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, mengatakan, pesawat taktis operasional Angkatan Dirgantara Rusia melenyapkan 31 target militer Ukraina.

Rusia mengerahkan kekuatan militernya ke kota-kota besar dan kecil di Ukraina dan mengerahkan lebih banyak pasukan ke medan perang.

Dilansir Gulf Today, Rabu (20/4/2022), Rusia berusaha untuk membelah dalam pertempuran yang berpotensi untuk menguasai jantung industri tambang batu bara dan pabrik di timur Ukraina.

Pertempuran pada Selasa (19/4/2022) berlangsung di sepanjang front berbentuk bumerang yang panjangnya ratusan mil di tempat yang dikenal sebagai Donbass.

Jika berhasil, itu akan memberi Presiden Rusia Vladimir Putin kemenangan setelah gagal menaklukkan Kyiv.

Sementara itu, Rusia memberikan ultimatum baru kepada para pejuang Ukraina yang masih bertahan di Mariupol untuk menyerah pada Rabu.

Ribuan tentara Rusia yang didukung oleh artileri dan serangan roket maju dalam apa yang oleh pejabat Ukraina disebut Pertempuran Donbass.

Di Mariupol, pasukan Ukraina mengatakan bahwa militer Rusia menjatuhkan bom berat untuk meratakan apa yang tersisa dari pabrik baja yang luas dan menghantam sebuah rumah sakit.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved