Berita Bangka Tengah
Harga Daging Ayam Naik Signifikan, Dewan Ingatkan Pemda Lakukan Pengawasan Pasar
Pemerintah harus turun tangan mengatasi hal ini, apalagi sudah jelas-jelas ditemukan ada kenaikan harga daging ayam yang sangat signifikan.
Penulis: Arya Bima Mahendra |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Maryam menyoroti perihal naiknya harga daging ayam di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Bangka Tengah, khususnya di Pasar Modern Koba.
Politikus Partai Demokrat ini beranggapan, tingginya harga daging ayam dan bahan pokok lainnya menjelang lebaran ini adalah prinsip dasar ekonomi.
Banyaknya permintaan daging ayam, otomatis membuat harganya melonjak naik.
"Pemkab Bateng, lewat Disperindagkop harus menggelar operasi pasar dan mengawasi serta memantau supaya tidak terjadi kenaikan harga yang tidak wajar," tegas Maryam saat dihubungi Bangkapos.com, Selasa (26/4/2022).
Menurutnya, pemerintah harus turun tangan mengatasi hal ini, apalagi sudah jelas-jelas ditemukan ada kenaikan harga daging ayam yang sangat signifikan dan sudah tidak relevan lagi.
Kata dia, hal semacam ini harus segera dicarikan solusinya mengingat kian hari menjelang lebaran harga sejumlah bahan pokok kian naik.
"Pengawasan ini harus dilakukan, karena kalau dibiarkan, ditakutkan terjadi permainan perdagangan nantinya oleh pihak distributor seperti sengaja disetop barangnya supaya langka dan kalau dijual jadi mahal," jelasnya.
Diberitakan Bangkapos.com sebelumnya, wajah Siska, seorang ibu-ibu berbadan cukup berisi tampak cemberut dan agak marah usai keluar dari Pasar Moderen Koba, Bangka Tengah, Selasa (26/4/2022) pagi.
Menaiki sepeda motor matic, wanita yang diperkirakan berumur 40-an tahun ini menghampiri rombongan wartawan yang kala itu usai meliput kegiatan Bupati Bangka Tengah memantau harga sejumlah bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Dengan nada yang sedikit tinggi, wanita yang ternyata adalah penjual bakso bakar ini mengeluh bahwa harga daging ayam naik secara tidak wajar.
Raut wajah kekesalan tampak pada dirinya usai mengetahui harga daging ayam bersih mencapai Rp80 ribu per kilogram.
Padahal beberapa hari sebelumnya, harga daging ayam masih berkisaran di angka Rp60 ribu sampai Rp65 ribu per kilogram.
"Tadi aja pas ada Bupati harganya murah, giliran Bapak Bupati dan rombongannya udah pergi, tiba-tiba harganya naik lagi," keluh Siska kepada rombongan wartawan.
Diakuinya, harga daging ayam Rp65 ribu per kg saja sudah membuat dirinya sangat keberatan. Pasalnya, dia yang merupakan penjual bakso bakar memerlukan daging ayam sebagai bahan utama.
"Kalau udah gini ya terpaksa enggak beli dan enggak bisa jualan juga. Masa harga daging ayam potong udah melebihi ayam kampung," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ketua-dpc-partai-demokrat-bangka-tengah-maryam-aasfasa.jpg)