Virus Corona di Bangka Belitung
Alhamdulillah, Mulai Hari Ini Pangkalpinang Nihil Kasus Aktif Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, DR dr Masagus M. Hakim mengklaim bahwa saat ini tak ada kasus aktif Covid-19 di wilayahnya.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kota Pangkalpinang kembali mencatatkan rekor baru.
Setelah hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah, kabar baik datang dari ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
Dimana Dinas Kesehatan Pangkalpinang menyatakan tidak ada kasus aktif Covid-19 di daerah itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, DR dr Masagus M. Hakim mengklaim bahwa saat ini tak ada kasus aktif Covid-19 di wilayahnya.
Dia mengatakan, dari satu kasus Korona di Pangkalpinang telah dinyatakan sudah sembuh.
Pasien tersebut dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan masa isolasi secara intensif sejak beberapa pekan terakhir.
“Alhamdulillah hari ini nihil atau nol kasus aktif, jadi sudah tidak ada lagi masyarakat yang terpapar Covid-19. Sebelumnya masih ada satu kasus aktif, dan hari ini sudah dinyatakan sembuh,” kata Hakim kepada Bangkapos.com, Minggu (8/5/2022) petang.
Hakim menjelaskan, dengan sembuhnya satu pasien tersebut menjadikan tempat karantina bagi pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit rujukan kosong. Sedangkan untuk tempat isolasi terpadu di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sudah dilakukan penutupan sejak beberapa bulan lalu.
“Jadi sekarang sudah tidak ada lagi masyarakat kita yang dinyatakan positif Covid-19,” ungkap Hakim.
Meskipun telah mencatatkan nol kasus aktif, Hakim meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
Selain itu, pihaknya juga tidak mengendorkan testing ataupun pengetesan Covid-19 kepada masyarakat usai mudik lebaran.
Di mana testing sendiri akan dilakukan secara sampling ataupun acak terhadap masyarakat. Hal itu mengingat saat ini pemerintah masih menetapkan pandemi Covid-19.
Di sisi lain lanjut dia, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pangkalpinang masih menerapkan status level dua.
Oleh karena itu, usai Lebaran ini pihaknya akan terus mengejar kewajiban pelaksanaan testing atau pengetesan sebanyak 31 tes per hari untuk dapat dipenuhi. Begitu juga dengan cakupan vaksinasi yang akan terus ditingkatkan.
“Pandemi masih ada, untuk itu kita tidak mengendorkan protokol kesehatan dan ketersediaan layanan kesehatan kepada masyarakat. Begitu pula untuk tracing dan testing tetap dilakukan,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220212-masagus1.jpg)