Kesehatan
Jarang Diketahui, dr Saddam Ismail Ungkap Penyebab Tekanan Darah Tinggi Naik
Penyebab umum tekanan darah tinggi ini jarang diketahui, seperti usia, faktor genetik, hingga pola hidup yang tidak sehat.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM -- Tekanan darah seseorang dapat dikatakan tinggi jika tekanan darahnya berada di atas 140/90.
Sementara tekanan darah yang berada di diatas 120 dan di bawah 140, maka sudah termasuk ke dalam golongan pra darah tinggi.
Tekanan darah tinggi ini sangat berbahaya,karena dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung, gangguan fungsi ginjal, hingga stroke.
Tak hanya itu, darah tinggi juga dapat mengakibatkan terjadinya kebutaan.
Ternyata, tanpadi sadari, beberapa penyebab di bawah ini merupakan penyebab umum seseorang dapat mengalami tekanan darah tinggi, di antaranya :
Genetik / Keturunan
Jika ada orang tua atau saudara Anda yang mengalami tekanan darah tinggi ataupun hipertensi, maka Anda harus mulai waspada.
dr Saddam Ismail menjelaskan, kondisi ini dapat meningkatkan resiko seseorang untuk mengalami juga tekanan darah tinggi.
Karena faktor genetik menjadi penyebab umum seseorang dapat terkena penyakit berbahaya ini.
Usia
Semakin bertambah usia, maka semakin bertambah pula resiko untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi.
Seseorang yang telah memasuki usia 35 tahun keatas, maka harus lebih memperhatikan lagi kesehatan dan pola hidupnya.
Bukan tanpa alasan, pada usia ini fungsi organ-organ di dalam tubuh akan semakin menurun.
Sehingga memperbesar peluang untuk terkenanya penyakit tekanan darah tinggi.
Pola makan
Seseorang yang hobi mengonsumsi makanan berlemak dan asin, meningkatkan peluang orang tersebut untuk mengalami tekanan darah tinggi.
Makanan berlemak dapat meningkatkan kolesterol di dalam tubuh.
Kolesterol ini akan menumpuk di pembuluh darah dan akhirnya memicu tekanan darah seseorang melonjak naik.
Sehingga sangat beresiko untuk terkena penyakit jantung, stroke, dan sebagainya.
Obesitas
Obesitas dapat mengganggu kesehatan, karenas el-sel di dalam tubuh akan membutuhkan banyak nutrisi dan oksigen.
Selain itu, obesitas dapat memicu volume darah di dalam tubuh menjadi meningkat.
Kondisi ini otomatis akan membuat tekanan darah juga akan ikut meningkat.
Malas
Orang yang jarang melakukan aktivitas fisik beresiko untuk terkena tekanan darah tinggi.
Bukan tanpa alasan, orang yang jarang berolahraga memiliki detak jantung yang lebih tinggi, kondisi ini dapat memicu resiko obesitas.
Sehingga sangat disarankan untuk berolahraga minimal 30 menit dalam satuhari.
Merokok dan Alkohol
Perokok aktif maupun perokok pasif sangat beresiko mengalami tekanan darah tinggi.
Di dalam asap rokok terdapat zat kimia yang dapat membuat pembuluh darah mengalami penyempitan.
Sementara alkohol dapat membuat pembuluh darah seseorang menjadi lebih kaku dan keras.
Sehingga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit tekanan darahtinggi.
Stres
Jangan dianggap sepele, stres dapat memicu berbagai macam penyakit.
Jaga pola hidup agar terus sehat secara fisik dan juga mental.
Stres dapat memancing hormon-homron stres yang menjadi penyebab seseorang terkena penyakit hipertensi, atau tekanan darah tinggi.
(Bangkapos.com/Fitri Wahyuni)