Jepang Keluarkan Peringatan Perang, Kawasan Asia Timur Kian Memanas
"Kita harus berkolaborasi dengan sekutu kita dan negara-negara yang berpikiran sama, dan tidak pernah mentolerir upaya sepihak untuk mengubah ..."
China sebelumnya menuduh Jepang ikut campur dalam masalah Taiwan, yang dianggapnya urusan dalam negeri.
Laksamana Samuel Paparo, komandan Armada Pasifik Angkatan Laut AS, mengatakan pada bulan April bahwa Beijing sedang mempelajari konflik Rusia-Ukraina, dan bahwa, dalam keadaan saat ini, invasi potensial ke Taiwan akan "sangat tidak dapat diprediksi."
Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan akhir bulan lalu bahwa "NATO Global" perlu mempersenjatai Taiwan seperti halnya telah mempersenjatai Ukraina, di antara persyaratan lainnya.
Taiwan telah diperintah oleh pemerintahnya sendiri setelah perang saudara berakhir di China daratan pada tahun 1949.
Baca juga: Makanlah Buah Ini Beserta Bijinya, Masalah Anda dalam Hubungan Suami Istri Bisa Teratasi
Baca juga: Bacaan Doa dan Amalan Mustajab Meminta Jodoh Baik untuk Laki-laki Maupun Perempuan
Baca juga: Bacaan Doa yang Diajarkan Nabi Muhammad saat Dilanda Amarah, Masalah & Mohon Perlindungan Allah SWT
Baca juga: Bacaan Doa Memohon Kematian Agar Husnul Khotimah Sesuai Ajaran Rasululllah SAW dan Tanda-tandanya
Beijing menyatakan bahwa pihaknya mendukung reunifikasi damai, tetapi telah berjanji untuk membalas jika Taipei secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan.
AS dan banyak negara lain memiliki hubungan diplomatik tidak resmi dengan pulau itu.
Presiden Joe Biden mengatakan tahun lalu bahwa AS akan membela Taiwan jika China menyerang.
(*/tribun-medan.com/intisari)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220513-Jet-tempur-Jepang-mengusir-pesawat-penyusup-dari-Rusia-OKEE.jpg)