Warga Brunei Darussalam Selalu Tutup Pintu Rumah Saat Ada Tamu, Tak Banyak yang Tahu Alasannya

Ternyata ada alasan mengapa warga Brunei Darussalam menutup pintu rumah mereka saat ada tamu datang

SRIPO/Facebook/Brunei Dot Com 2.0
Suka Cita warga Brunei Darussalam menyambut Hari Raya Idul Adha, Terlihat warganya berkerumun tanpa masker 

Tak peduli yang bertamu adalah laki-laki atau perempuan.

Ternyata dikatakan Wulan ada alasan tersendiri mengapa pintu pemilik rumah ditutup saat ada tamu.

Yakni agar tak merasa kecolongan saat sedang sibuk bersama tamu.

"Agar tak ada orang asing lain yang tiba-tiba nyelonong masuk ke rumah. Atau takut ada hewan seperti monyet atau ular yang diam-diam masuk rumah,"  ujar Wulan.

Kebiasaan berikutnya yakni bercengkrama di teras rumah.

Masih Ada yang Bertamu di Tengah Pandemi, Minimalisir Virus dengan Membersihkan Sofa di Rumah, Ini Triknya Sesuai Bahan!

Bercengkrama di teras rumah adalah pemandangan yang sangat lumrah terjadi di Indonesia.

Biasanya tetangga-tetangga di sekitar rumah akan berkumpul untuk bersenda gurau dan berbagi cerita.

Sembari duduk di teras rumah dan menikmati kudapan nikmat. 

Namun, di Brunei Darussalam Anda tak akan menemukan aktivitas ringan ini.

"Nggak ada istilah orang Brunei duduk-duduk sore di teras rumah,"  kata Wulan.

Wulan menyebut ketika selesai berpergian orang-orang di Brunei akan langsung masuk ke rumah.

Tak ada tetangga-tetangga yang sengaja bertandang ke rumah.

Hal ini tentunya berbeda dari kebiasaan di Indonesia.

"Kalau bercengkrama ya di dalam rumah saja," kata Wulan.

Baca juga: Jarang yang Tahu, Uang Kertas Brunei Darussalam Tak Bisa Rusak dan Kusut Walau Ditekuk

Tak bisa langsung bertamu

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved