Minggu, 10 Mei 2026

Zadira, Senjata Laser Terbaru Rusia, Si Penghancur Sasaran Hingga Radius 5 Km

Volodymyr Zelensky mengejek dan membandingkan berita tentang laser tersebut dengan apa yang disebut sebagai senjata ajaib yang diungkapkan Nazi...

Tayang:
Tech Startups
Zadira, senjata laser terbaru yang diduga tentara Rusia untuk menghancurkan drone pasukan Ukraina. 

BANGKAPOS.COM, WASHINGTON -- Zadira, senjata terbaru Rusia ini disebut mampu menghancurkan sasaran hingga radius 5 kilometer.

Senjata baru jenis laser yang diberi nama Zadira ini bakal digunakan untuk berperang melawan Ukraina yang kini dibackup penuh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat.

Senjata laser Zadira diklaim mampu menghancurkan objek apa pun hingga jarak 5 km dan langsung membakar target melalui efek thermal-nya.

Dalam siaran langsung di TV Channel One, Wakil Perdana Menteri Yury Borisov mengatakan. sistem senjata laser “Zadira” sudah mulai berdatangan.

Menurut Borisov, laser "Zadira" lebih kuat daripada senjata laser Rusia "Peresvet".

Baca juga: Kebohongan Presiden Zelensky Terungkap Setelah Petempur Ukraina di Azovstal Menyerah

Baca juga: Bukan Hanya Berhubungan Biologis, Ini yang Diinginkan Suami saat Berduaan Bersama Istri

Baca juga: Doa Dahsyat Jumat Pagi Agar Dilancarkan Rezeki Hingga dapat Melebur Segala Dosa

Baca juga: Hercules, Eks Preman Tanah Abang yang Kini Akan Jalankan Tambang Timah di Babel, ini Kekayaannya

Baca juga: Dahsyatnya Doa ini, Ada Dalam Al Quran, Doa Hasbunallah Wanikmal Wakil & Harta Sebumi Ilmu Selangit

“Meskipun tidak dapat menembak jatuh drone, ia dapat "menyilaukan" dan dengan demikian menonaktifkan satelit dan sistem pengintaian musuh. Jangkauan "Pereswet" adalah 1500 kilometer.” imbuh Borisov seperti dikutip dari Techstartups.com, Kamis (19/5/2022).

Zadira, senjata laser terbaru yang diduga tentara Rusia untuk menghancurkan drone pasukan Ukraina.
Zadira, senjata laser terbaru yang diduga tentara Rusia untuk menghancurkan drone pasukan Ukraina. (Tech Startups)

Senjata laser Zadira mampu dengan mudah menembak jatuh berbagai jenis drone, menghindari pengeluaran rudal dari jenis Pantsyr dan Tor.

Laser Zadira juga digunakan untuk membutakan satelit guna mencegah operasi pengintaian musuh.

Borisov tidak merinci di wilayah Ukraina mana mereka menggunakan laser Zadira. Namun, dia menambahkan, laser Zadira sudah digunakan untuk melawan tentara Ukraina.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin pada 2018 meluncurkan rudal balistik antarbenua, drone nuklir bawah air, senjata supersonik, dan senjata laser.

Putin menyebut senjata itu bernama Peresvet, yang dinamai dari seorang biarawan Ortodoks pada abad pertengahan, yakni Alexander Peresvet yang tewas dalam pertempuran.

Yury Borisov, Wakil Perdana Menteri Rusia yang bertanggung jawab atas pengembangan militer, mengatakan Peresvet sudah digunakan secara luas dan dapat membutakan satelit dengan jangkauan hingga 1.500 km di atas bumi.

Baca juga: Inilah Kesalahan Pria Saat Berhubungan Biologis Kata dr Dina Oktaviani

Baca juga: 6 BACAAN Doa Saat Terlilit Utang hingga Doa Minta Dibukakan Pintu Rezeki

Baca juga: Jadi Negara Maju, Rumah-rumah di Amerika Ternyata Terbuat dari Kayu dan Tanpa Pagar, Ini Alasannya

Baca juga: KKB Papua Memanas, Para Petingginya Bertengkar, Juru Bicara KKB Ancam Egianus Kogoya

Baca juga: Wulan Guritno Ungkap Rahasia Awet Mudanya hingga Punya Body Bagus, Ternyata Selalu Lakukan 2 Hal Ini

Zadira, senjata laser terbaru yang diduga tentara Rusia untuk menghancurkan drone pasukan Ukraina.

BMPT Terminator 2 milik Rusia yang diterjunkan ke medan konflik Ukraina
BMPT Terminator 2 milik Rusia yang diterjunkan ke medan konflik Ukraina (Wikimedia)

Borisov mengatakan sudah ada sistem yang lebih kuat dari Peresvet yang bisa membakar drone dan peralatan lainnya.

Borisov mengutip sebuah tes pada hari Selasa yang katanya telah membakar drone sejauh 5 km dalam waktu lima detik.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved