Bansos
Nenek Koestini Girang Dapat Bansos Lansia, Bisa Bantu Biaya Cucunya
Ia satu di antara penerima bantuan sosial (Bansos) yang dicairkan pemeirntah pada Juni 2022.
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM -- “Saya berterima kasih, dapet bantuan dari Kemensos. Saya jualan karena masih bantu biayain cucu-cucu di rumah. Nanti kalau saya sudah tidak kuat, anak saya yang akan teruskan jualan,” kata Koestini, lansia 70 tahun.
Ia satu di antara penerima bantuan sosial (Bansos) yang dicairkan pemeirntah pada Juni 2022.
Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-26 masih diperingati di beberapa daerah, yang terbaru berlangsung di Kabupaten Lumajang dan Kota Surabaya. Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin hadir dalam acara yang berlangsung di kedua kota tersebut.
Kehadirannya dengan didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini sebagai bentuk penghormatan kepada lansia.
Selain itu, Wapres juga menyerahkan bantuan sembako dan bantuan kewirausahaan dari Kementerian Sosial kepada penerima manfaat.
Di Lumajang, Wapres Ma'ruf Amin menyerahkan bantuan sosial kepada 50 penerima manfaat yang terdiri dari lansia, KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan total bantuan Rp80.000.000.
Baca juga: Kabar Baik, Honorer yang Bekerja di Instansi Pemerintah Bisa Diangkat Jadi PPPK, Ini Syaratnya
Baca juga: Pria Tua Nikahi Janda Muda, Anak Diajak Tidur di Kamar Pengantin Saat Malam Pertama, Begini Nasibnya
Bantuan tersebut terdiri dari bantuan ATENSI, PKH, BPNT dan BLT Minyak Goreng.
Setelah menyerahkan bantuan di Kabupaten Lumajang, Wapres bertolak ke Kota Surabaya untuk menyerahkan bantuan sosial di kota pahlawan. Di sini, Wapres menyerahkan bantuan sosial kepada 50 lansia. Total bantuan yang diberikan senilai Rp82.893.600, terdiri dari bantuan ATENSI, PKH, BPNT dan BLT Minyak Goreng.
"Hari ini saya menyerahkan bantuan sosial dan bantuan pemberdayaan. Semoga dengan pemberdayaan ini bisa mempercepat kesejahteraan penerima manfaat,” kata Wapres Ma'ruf Amin di depan awak media di Balai Pemuda, Alun-alun Kota Surabaya (02/06).
Baca juga: Inilah Potret Annisyah Gumay, Pramugari yang Bongkar Seluk Beluk Perselingkuhan Dunia Penerbangan
Pemerintah pusat terus memerkuat program rehabilitasi sosial dan perlindungan sosial lanjut usia. Melalui sejumlah program bansos, pemerintah berharap para lansia di Indonesia bisa terjamin hidupnya.
Jumlah lansia di Indonesia tahun 2021 sebanyak 29,32 juta jiwa.
Kemensos menyalurkan program-program kesejahteraan sosial lansia melalui program rehabilitasi sosial dan perlindungan sosial.
Asistensi rehabilisasi sosial (ATENSI) Lanjut Usia.
Bantuan disalurkan melalui Sentra Kemensos sesuai dengan kebutuhan lansia seperti dukungan pemenuhan hidup layak, keluarga, aksesibilitas, vokasional dan lain-lain.
Adapun jumlah lansia penerima bantuan layanan asistensi rehabilitasi sosial (ATENSI) tahun 2021 sebanyak 56.588 orang dari target penerima manfaat 35.000 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220605-Wapres-Maruf-Amin-menyerahkan-bantuan-ke-lansia.jpg)