Sabtu, 11 April 2026

Dari Mana Asal Cincin Planet Saturnus? ilmuan Ungkap Hal Tak Terduga Ini

Dari Mana Asal Cincin Planet Saturnus? ilmuan Ungkap Hal Tak Terduga Ini, begini katanya

Editor: Evan Saputra
Pixabay
Dari Mana Asal Cincin Planet Saturnus? ilmuan Ungkap Hal Tak Terduga Ini. Ilustrasi planet Saturnus. 

BANGKAPOS.COM - Dari mana asal cincin Planet Saturnus? ilmuan ungkap hal tak terduga ini.

Disebutkan bahwa cincin planet Saturnus terbentuk sejak 4,5 miliar tahun yang lalu, benarkah?

Simak penjelasannya hingga penjelasan soal fungsi cincin planet Saturnus.

Pada 24 Juni 2022 lalu, fenomena planet sejajar menghadirkan 5 planet berada segaris dengan Bulan, salah satunya Saturnus.

Salah satu keunikan planet terbesar kedua di Tata Surya ini adalah cincin yang melingkarinya.

Fenomena planet sejajar pada 24 dan 25 Juni ini, Saturnus menjadi salah satu dari lima planet yang berkonjungsi dengan Bulan, selain itu ada Merkurius, Venus, Mars dan Jupiter.

Saturnus adalah planet keenam yang terdekat dari Matahari. Sejak pertama kali ditemukan teleskop Galileo di tahun 1610, Saturnus menjadi planet yang mencuri perhatian lantaran memiliki cincin yang mengitari permukaannya.

Para ilmuwan pun berlomba-lomba untuk mengungkapkan penyebab Saturnus mempunyai cincin dengan ukurannya yang sangat besar itu.

Rahasia alam semesta kali ini mambahas lebih dalam kenapa Saturnus memiliki cincin.

Dilansir dari laman NASA Solar System Exploration, Jumat (24/6/2022) seperti Jupiter yang merupakan planet raksasa gas, Saturnus adalah planet yang sebagian besar terbuat dari hidrogen dan helium.

Baca juga: Terungkap Pemilik Holywings, Ternyata Bukan Hanya Hotman Paris dan Nikita Mirzani

Menariknya, Saturnus ternyata bukan satu-satunya planet yang memiliki cincin. Kendati demikian, tidak ada cincin yang dinilai semenakjubkan atau serumit pada planet Saturnus.

Planet ini memiliki banyak debu, partikel, dan es di permukaannya. Material tersebut diduga terperangkap oleh gravitasi.

Sementara, cincin saturnus muncul karena panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh sisa-sisa benda langit yang dahulu mengitari planet itu.

Sejumlah ilmuwan memperkirakan bahwa ukuran Saturnus yang mungkin terlalu besar, menyebabkan tarikan gravitasinya pun kuat. Sehingga mampu menarik benda langit di luar angkasa.

Beberapa di antaranya bahkan berukuran sebesar bangunan, dan diduga menyebabkan kenapa Saturnus memiliki setidaknya 62 bulan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved