Senin, 13 April 2026

Berita Bangka Barat

Stok Sapi dan Kambing di Bangka Barat Diperkirakan Tak Cukup Jelang Idul Adha

Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) Kabupaten Bangka Barat, mencatat sebanyak 270 ekor sapi dan 900 ekor kambing yang tersedia di Bangka Barat.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Sejumlah hewan kurban jenis kambing di jual di lapak Yang Lisa di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Muntok, Bangka Barat, Kamis (30/6/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat, mencatat sebanyak 270 ekor sapi dan 900 ekor kambing yang tersedia di Bangka Barat.

Dengan jumlah tersebut diperkirakan tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Idula dha 1443 H/2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan Bangka Barat, Agung Ari Wibowo, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Jamal Mirdad Ternyata Penjudi Berat, Demi Bayar Utang Judi Tega Bunuh Ibunya, Sering Main Judi Ini

Baca juga: Kecanduan Judi Online, Pemuda Ini Rela Habiskan Rp3 Juta per Bulan, Akademisi Sebutkan Bahayanya  

Menurutnya, kalau melihat suasana seperti ini dipastikan kebutuhan hewan kurban jelang hari raya iduladha belum mencukupi.

"Dari data kami di minggu kemarin itu kisar 270 hewan sapi, kambing diangka 900 ekor. Kalau minggu ini belum terekam. Kalau dalam suasana seperti ini kelihatannya tidak mencukupi," kata Agung Ari Wibowo, Kamis  (30/6/2022) kepada Bangkapos.com.

Kendati demikian, Agung berharap dalam beberapa waktu ke depan hewan ternak jenis sapi dan kambing dapat masuk ke Kabupaten Bangka Barat, guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kita setiap hari memantau dan mendapatkan laporan dari rekan-rekan penyuluh lapangan melaporkan tim kita juga melaporkan data ke provinsi," ujarnya.

Tinjau Hewan Ternak

Kabid Peternakan, Distangan Bangka Barat, Agung Ari Wibowo merencanakan, dalam waktu dekat akan menerjunkan tim dari masing-masing kecamatan untuk meninjau peternak yang ada di wilayahnya.

"Sejauh ini belum adanya para peternak yang menghubunginya untuk pembuata sertifikat veteriner. Tapi kami berencanaakan menerjunkan tim untuk memudahkan pelaku usaha," kata Agung.

Baca juga: Rp19,1 Miliar Bakal Cair untuk Gaji ke-13, Bupati Bangka Tengah : Gunakan untuk Keperluan Sekolah

Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Adha Harga Kambing Mengalami Kenaikan di Muntok Bangka Barat

Kemungkinan kata dia, peternak akan menghubungi pihaknya H-4 menjelang hari raya Iduladha. Lanjutnya, situasi seperti ini sertifikat veteriner harus diperlakukan.

"Harus ada sertifikat supaya meyakinkan masyarakat untuk membeli hewan kurban. Bahwa memang hewan ternak yang mereka jual itu sehat dan terlepas dari penyakit PMK,"sarannya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved