Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Server ETLE di Pangkalpinang Kembali Normal, Kini Pengendara Dapat Bayar Denda dan Pajak Kendaraan

Sistem Elektronik Tilang atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang berada di Kota Pangkalpinang, mengalami gangguan, sejak Senin (13/6/2022)

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
Ist/Ditlantas Polda Babel
ILUSTRASI: Tangkapan layar kamera tilang elektronik atau ETLE di Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sistem Elektronik Tilang atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang berada di Kota Pangkalpinang, mengalami gangguan, sejak Senin (13/6/2022) lalu. Namun, pada hari ini, Senin (4/7/2022) kembali pulih dan mulai beroperasi.

Kanit 1 Penindakan Pelanggaran Subdit Gakkum, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bangka Belitung (Babel), AKP April Yadi, mewakili PS Kasubdit Gakum, Kompol Adnan Kasogi, menyampaikan hal tersebut.

Ia mengatakan, server ETLE di wilayah Pangkalpinang yang sebelumnya rusak sudah kembali pulih dan berjalan normal.

"ETLE  di wilayah Bangka Belitung Khususnya diwilayah Pangkalpinang untuk saat ini sudah berjalan norman kembali" kata Kanit 1 Penindakan Pelanggaran Subdit Gakkum,  Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bangka Belitung, AKP April Yadi Senin (4/7/2022) 

Katanya, server ETLE Pangkalpinang di Korlantas Polri beberapa lalu sempat mengalami gangguan sehingga terkendala pembayaran pajak kendaraan 

"Sudah kami sampaikan bahwa di server Korlantas itu ETLE di Kota Pangkalpinang sempat mengalami gangguan," lanjutnya.

Dia menginformasikan kepada masyarakat yang sempat terkendala pembayaran pajak diakibatkan ETLE yang terblokir untuk segera menginformasikan ke posko ETLE agar dapat membayar pajak di kantor samsat di masing daerah.

"Ke depan kami berkomitmen untuk menjaga jangan ada kerusakan kembali, karena server ini ada di Korlantas dan kami hanya aplikasi dan mudah -mudahan kedepan tetap berjalan sesui yang dikehendaki," harapnya

Dikatakan April, untuk  jumlah kendaraan roda empat yang terekam kamera ETLE selama Operasi Patuh Menumbing 2022 sebanyak 16.740. 

"Pelanggar yang tercapture kamera E-TLE selama 14 hari di Operasi Patuh Menumbing 2022, kurang lebih ada 16.740 kendaraan," katanya.

April juga menyebutkan jumlah kendaraan yang tercapture kamera elektronik traffic law yang langsung divalidasi oleh petugas operator ETLE Ditlantas ada 202 surat tilang. 

"Yang divalidasi dan dicetak surang tilang kemudian langsung di kirim oleh Ditlantas melalui kantor pos ada 202 surat tilang," lanjutnya.

Di antara jumlah surat tilang tersebut, baru 23 pelanggar yang melakukan konfirmasi oleh pemilik kendaraan. Di antara jumlah 16.740 kendaraan tersebut, 988 kendaraan hanya mendapatkan teguran dari pihak kepolisian. 

"Imbauan terakhir kami sampaikan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi lalu lintas terutama pengendara roda empat untuk menggunakan sefety belt  dan jangan menggunakan handphone saat berkendara " ujarnya

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved