Setelah Tidur Siang Justru Bikin Pusing dan Lemas, Ternyata Ini Penyebabnya Kata dr Zaidul Akbar
dr Zaidul Akbar sebut kemungkinan sebab pusing, lemas setelah tidur siang yaitu pola tidur terlalu lama atau terlalu berat beban badan karena makanan.
Penulis: Widodo | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM -- Tidak sedikit orang yang merakan pusing setelah tidur siang.
Bahkan membuat tubuh seseorang menjadi lemas.
Perlu diketahui apa penyebab pusing dan lemas setelah bangun tidur siang.
Dalam sebuah video, dr Zaidul Akbar menjelaskan penyebabnya itu.
Baca juga: Gerak Cepat jadi Kuncinya, PLN Berhasil Pulihkan 100 Persen Gangguan Listrik Sumatera-Babel
Baca juga: Majikan Suka Nikahi TKW Indonesia di Arab Saudi, Ini Kelebihannya Dibanding Wanita Lokal
Baca juga: VIDEO: Belasan Pemuda di Pangkalpinang Raup Cuan dari Limbah Kayu
Sebagaimana dilansir oleh Bangkapos.com pada Selasa, 5 Juli 2022 dalam video di kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official yang diunggah pada 10 Januari 2022.
dr Zaidul Akbar mengatakan ada dua kemungkinan penyebab pusing dan lemas setelah tidur siang.
"Bisa jadi pola tidur yang terlalu lama," terang dr Zaidul Akbar.
"Tidur yang dianjurkan Nabi itu hanya 15-30 menit sebelum dzuhur atau setelah sholat dzuhur," ungkapnya.
Dia menganjurkan bahwa tidur itu tak boleh lama-lama.
Pola tidur yang mengikuti anjuran Nabi SAW, rupanya hanya dengan rentan waktu 15-30 menit, karena jika terlalu lama justru hal ini membuat badan terasa sangat lemas.
dr Zaidul Akbar juga menyarankan untuk melaksanakan tidur siang karena Allah SWT.
"Jangan lupa untuk meniatkan tidur siang karena Allah SWT," terangnya.
Baca juga: Mengenal Kampung Inggris Babel Baru Dibuka, Bicara Bahasa Indonesia Bisa Didenda Segini
Baca juga: Jarang Tersorot, Inilah Sosok Dokter Elvin Gultom Suami Dianna Dee Starlight, Karirnya Moncer
Baca juga: Segini Gaji TKW yang Kerja Salon di Arab Saudi, Meski Sepi Pelanggan Tetap Dibayar Sama
Atau ada kemungkinan lain, yakni karbohidrat yang berada di dalam tubuh terlalu banyak, justru membuat tidur siang menjadi tidak bersemangat setelahnya.
"Atau yang kedua mungkin karena terlalu berat beban badannya seperti karbohidrat atau apapun," ungkap dr Zaidul Akbar.
"Intinya tidurlah dengan keadaan perut yang tidak terlalu terisi berlebihan," lanjutnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220705_dr-Zaidul-Akbar.jpg)