Umur Berapa Kamu Baru Tahu Kepanjangan Benjol, Kidal, dan Basa Basi? Sering Diucapkan Sehari-hari
Singkatan atau akronim berkembang untuk mempermudah mengingat dan pengucapan suatu istilah yang sulit atau terlalu panjang untuk di ingat.
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Indonesia memiliki beragam macam bahasa daerah.
Meski begitu, sebagai rakyat tanah air, orang antar daerah bisa lancar berkomunikasi karena adanya bahasa pemersatu bahasa Indonesia.
Selain itu ada banyak pula singkatan-singkatan yang umum diketahui banyak orang.
Ya, orang Indonesia memang sudah sejak dulu gemar menyingkat kata.
Singkatan atau akronim berkembang untuk mempermudah mengingat dan pengucapan suatu istilah yang sulit atau terlalu panjang untuk di ingat dan di ucapkan.
Kalau sebelumnya bangkapos.com sudah membahas kepanjangan dari tilang dan sinetron, maka sekarang ada singkatan lainnya yang juga akrab di telinga.
Benjol, kidal, dan basa-basi, kata-kata ini ternyata ada kepanjangannya lho.
Mau tahu apa? simak bahasannya sampai habis.
1. Benjol
Kata yang satu ini biasanya dipakai untuk menggambarkan sesuatu hal yang membengkak.
Benjol bisa terjadi disebabkan oleh bengkak pada jaringan pembuluh darah karena benturan yang terjadi.
Pada saat benturan itu terjadi, kulit kepala manusia yang memiliki suplai darah yang melimpah itu akan luka sehingga akan menyebabkan pendarahan di bawah kulit pada daerah yang terkena benturan.
Tahukah kamu kalau benjol ternyata merupakan singkatan dari bengkak menonjol.
Benjol bisa muncul di bagian tubuh mana saja.
Namun, benjol kerap diucapkan saat kepala mengenai benda keras dan menimbulkan bengkak, bener gak?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kidal_20160510_111643.jpg)