Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pedagang Buket Kebanjiran Pesanan, Diserbu Pembeli di Momen Wisuda UBB

Aneka macam bentuk buket mulai dari bunga, boneka, snack dan uang disulap menjadi kerajinan yang unik, indah serta memiliki nilai jual.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Sela Agustika
Suasana lapak para pedagang buket di kawasan jalan menuju Kampus UBB, Selasa (19/7/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kerajinan buket berjejer menghiasi ruas pinggir jalan menuju kampus Universitas Bangka Belitung (UBB) pada Selasa (19/7/2022).

Aneka macam bentuk buket mulai dari bunga, boneka, snack dan uang disulap menjadi kerajinan yang unik, indah serta memiliki nilai jual.

Momen wisuda ini bukan hanya hari yang menggembirakan bagi mahasiswa dan keluarganya, tetapi juga turut memberi berkah bagi para pedagang buket.

Suasana ramai pun tampak terlihat di lapak para pedagang. Para pembeli ini terlihat mengerumuni lapak penjual buket, seraya membeli buket untuk para wisudawan.

Tak lain memberikan buket atau kenangan kepada teman dekat, keluarga, atau pacar sebagai hadiah di momen wisuda, ulang tahun dan hari bahagia lainnya ini sudah menjadi kebiasaan saat ini. Hal ini tentu membuat pedagang buket ramai dikunjungi para pembeli bahkan beberapa kebanjiran pesanan.

Pengrajin sekaligus penjual buket, Vila menuturkan jika momen wisuda ini menjadi berkah tersendiri bagi penjualan buket.

Pasalnya selain menjual langsung di lapak dirinya juga turut menerima pesanan langsung dari pembeli.

"Alhamdulillah untuk penjualan ketika momen wisuda, lulusan sekolah atau acara lainnya pembeli atau peminat lumayan banyak, biasanya kalo momen kaya gini (wisuda) kurang lebih bisa terjual 20 buket, tetapi ada juga yang beberapa hari sebelum acara request pesan langsung," ungkap Vila kepada Bangkapos.com, Selasa (19/7/2022).

Usaha yang kurang lebih sudah dijalaninya selama tujuh bulan bersama ketiga temannya ini bermula dari iseng-iseng dan melihat peluang bisnis yang cukup diminati.

"Awalnya coba buat, trus lihat potensi lumayan bisa dijual. Jadi dari situ kami jualan setiap ada momen wisuda dan sekarang juga kita punya toko di kawasan SMPN 7 atau juga yang mau beli bisa pesan ke instagram @avzogift," ujarnya.

Harga buket yang dijuan ini pun bervariasi yakni mulai dari Rp10 ribu untuk bunga mawar tangkai, sedangkan untuk buket mulai dari Rp30 ribu hingga Rp200 ribu.

Diakuinya, untuk membuat satu buket bunga bisa memakan waktu hitungan menit hingga jam, tergantung ukuran dan tingkat kesulitan bahan yang digunakan.

"Untuk yang paling banyak dicari gak tentu karena semua selera konsumen. Sama juga untuk estimasi waktu pembuatan tentatif, ya kalo misalkan kaya yang buket Rp200 ribu ini kurang lebih butuh waktu 3 jam penyelesaiannya," ucapnya.

Senada dengan Dara, pengrajin dan penjual buket ini mengaku momen wisuda menjadi berkah untuk bisnis buket yang dijalaninya.

Pasalnya dimomen ini ia bisa menjual hingga 30an buket bunga ataupun snack.

"Alhamdulillah ini menjadi berkah, ya memang untuk penjualan kadang gak nentu tergantung juga rame atau gaknya yang jual," ucap Dara.

Harga buket yang dijualnya pun bervariasi yakni mulai dari Rp10 ribu untuk bunga mawar tangkai, sedangkan untuk buket mulai dari Rp25 ribu hingga Rp150 ribu.

Tak hanya mengandalkan penjualan di lapak, pihaknya juga turut menerima request pesanan dari para pembeli yang bisa langsung dipesan melalui instagram @sis.terflorist.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved