Kamis, 16 April 2026

Kasus Brigadir J, Komnas HAM Panggil Semua Ajudan Irjen Ferdy Sambo

Pagi ini, Selasa (26/7/2022), Komnas HAM rencananya akan meminta keterangan dari semua ajudan Irjen Ferdy Sambo.

Editor: fitriadi
Istimewa via TribunJambi.com
Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J semasa hidup 

Komnas HAM bakal ungkap temuan

Sebelumnya Komnas HAM akan mengungkap temuannya terkait kasus penembakan Brigadir setelah hasil autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J keluar.

"Sebenarnya kami juga bisa langsung tarik titik-titik kesimpulan namun demikian kalau masih ada proses ekshumasi," kata Choirul Anam dalam konferensi pers seusai pertemuan dengan tim Forensik Polri di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/7/2022).

"Kami tunggu proses ekshumasi dan kita akan datang saat proses ekshumasi nanti," lanjut dia.

Anam menjelaskan Komnas HAM telah mendapat banyak keterangan mengenai luka dalam kasus baku tembak di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo.

Kata dia, keterangan terkait luka itu sudah dicocokkan secara imparsial atau setara.

"Di samping kami dapat dari keluarga kami juga dapat dari pendalaman ahli, kami juga dapat dari Dokkes. Soal luka secara proses imparsial sudah kami lalui. Kecuali ada info lain dan kita tunggu juga hasil ekshumasi," kata Anam.

Lebih lanjut dia mengatakan kesimpulan yang telah didapat Komnas HAM belum bisa diungkap lantaran masih harus mengumpulkan data dan fakta secara komprehensif.

Baca juga: 10 Dokter Forensik Dilibatkan dalam Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J, Akan Dilakukan di RSUD Jambi

Artinya, Komnas HAM harus menuntaskan kumpulan fakta-fakta terkait kasus Brigadir J.

"Harus komprehensif, dari segi luka, ho, CCTV, sehingga kita melihat peristiwa jadi komprehensif. Sehingga luka ini begini begitu, bikin orang deg degan," ucap Anam.

Ia pun menegaskan independensi Komnas HAM tidak akan terpengaruh dengan penyidikan pada kasus Brigadir J, meski ada perbedaan laporan kasus di Polda Metro Jaya dan Bareskrim.

"Tugas Komnas HAM membuat terang peristiwa ini. Kapan terjadi kematian, penembakan dan sebagainya," kata Anam.

Ancaman Pembunuhan

Beberapa hari ini ramai pemberitaan tentang ancaman pembunuhan sebelum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas diberondong tembakan.

Ancaman pembunuhan itu ditujukan kepada Brigadir J, sopir dinas istri Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved