Berita Pangkalpinang
Pemprov Bangka Belitung Bakal Bentuk BRIDA, Libatkan Para Peneliti Bangun Daerah
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bangka Belitung.
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bangka Belitung.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangka Belitung sudah melakukan pembahasan dengan beberapa akademisi perguruan tinggi di Bangka Belitung dalam pembentukan BRIDA tersebut di Kantor Bappeda Bangka Belitung, Rabu (27/7/2022) siang.
Kepala Bidang (Kabid) Penelitian dan Pengembangan Bappeda Bangka Belitung, Rusdi Paimin mengatakan pembentukan BRIDA yang dibahas ini, menurunkan dari amanat pada Perpres Nomor 78 Tahun 2021.
"Ini sebagai keinginan dari kawan-kawan kabupaten agar dibentuk BRIDA. Nanti ada semacam penelitian, kajian, penerapan dan inovasi. Kegiatan litbang atau penelitian dan pengembangan itu akan terintegrasi dalam suatu lembaga yang namanya BRIDA," ungkap Rusdi usai rapat pembahasan kepada Bangkapos.com.
Baca juga: Dokter di Puskesmas Simpangteritip Tewas Usai Tabrakan dengan Mobil Sekda Bangka Barat di Tikungan S
Baca juga: Kecelakaan di Tikungan Maut di Bangka Barat, Kaki Warga Palembang Terlindas Roda Truk LPG Pertamina
Progres dari pembentukan BRIDA ini dalam tahap pembentukan tim percepatan dan penyusunan proposal permohonan urgensi.
"Kami sudah ditunggu oleh kawan-kawan BRIN (badan riset dan inovasi nasional) untuk penyusunan itu. BRIDA ini nanti akan menyampaikan masalah di daerah kepada BRIN, melalui skema pendanaan akan membantu penelitian, pengkajian dan penerapan, agar permasalahan di daerah bisa diselesaikan," jelasnya.
Dalam keanggotaannya, BRIDA yang dibentuk pemprov ini akan melibatkan peneliti atau akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Bangka Belitung, bahkan bisa saja akademisi luar daerah.
"Perangkatnya selain ASN, ada penjabat fungsional dalam struktur BRIDA, ada beberapa peneliti yang sudah bersedia bergabung ke BRIDA. Akademisi pasti kami libatkan, kolaborasi penelitian dari kami dan akademisi, untuk sementara yang lokal tapi tidak menutup kemungkinan yang luar juga tergantung substansi tema penelitian," jelas Rusdi.
Akademisi Dukung Bentuknya BRIDA
Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bangka Belitung yang terbentuk nanti akan membahas berbagai aspek dalam telitinya, seperti persoalan pembangunan daerah, kebijakan, pertanian dan kelautan.
Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Bangka Belitung Prof Saparudin mengatakan para akademisi mendukung dibentuknya BRIDA Bangka Belitung.
"Kami dari akademisi tentu sangat mendukung didirikan BRIDA. Kita lihat di pusat sudah ada BRIN, gabungan riset se Indonesia. Maksud pemerintah mungkin dengan adanya gabungan dari semua lembaga riset ini maka tema riset kita jadi terfokus dan bisa menghasilkan dampak yang bermanfaat bagi masyarakat," kata pria yang kerap disapa Prof Udin ini.
Baca juga: Titik Penyesalan Jamal Mirdad, Terjerumus Perjudian hingga Nekat Membunuh Ibu Kandung
Baca juga: Datangi Dishut Sumsel, DPRD Babel Ingin Selesaikan Persoalan HTI di Bangka Belitung
Lebih lanjut, dia menyebutkan BRIDA ini penting untuk ada, sebab riset ini bisa menjadi basis untuk pembangunan daerah bahkan menghasilkan kebijakan untuk kebaikan daerah Bangka Belitung.
"Kita di Babel punya sumberdaya yang besar dari pertanian, pertambangan, yang perlu diteliti, spesifikasinya. Sehingga dengan seperti itu bisa memberi keunggulan, yang mana keunggulan itu akan memberi manfaat," katanya.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220727-bappeda1.jpg)