Ini yang Terjadi Jika Bharada E Tak Langsung Tembak Brigadir J, Nyawanya Ikut Terancam?
Bharada E menembak Brigadir J karena diperintah atasannya. Jika Bharada E menolak, maka dirinya malah yang akan ditembak oleh atasan.
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM - Tak sanggup menahan beban sendirian, Bharada E akhirnya jujur ke penyidik soal kasus kematian Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo, 8 Juli lalu.
Sebelumnya, Bharada E ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kematian Brigadir J.
Bharada disebut-sebut melakukan baku tembak yang pada akhirnya menewaskan Yoshua.
Setelah dilakukan penyidikan dan perjalanan spiritual yang dilakukan secara pribadi, Bharada E akhirnya memberikan kesaksian sebenar-benarnya.
Ia juga mengajukan diri sebagai Justice Collaborator.
Baca juga: Ciri-ciri Suami Punya Selingkuhan, 3 Cara Mengatasi Suami Ketahuan Selingkuh ala dr Aisah Dahlan
Baca juga: 1,5 kg Sabu Asal Palembang Gagal Masuk Bangka Belitung, Bakri Simpan BB di Bawah Jok Mobil
Baca juga: Kisah Janda Dinikahi Perjaka, Menolak Malam Pertama Karena Alasan Lelah, Besoknya Suami Ditinggalkan
Baca juga: Sosok Putri Candrawathi di Mako Brimob Diragukan, Pihak Brigadir J Curiga Digantikan Pengacaranya
Lebih dari itu, kuasa hukum Bharada E kemudian membeberkan curhatan Bharada E saat detik-detik kejadian.
Dilansir Tribunnews, sang kuasa hukum, Deolipa Yumara mengungkap jika Bharada E mengaku menjalankan perintah atasan terkait penembakan terhadap Brigadir J yang terjadi di kediaman Irjen Ferdy Sambo.
Bahkan, menurut kuasa hukumnya, Bharada E memejamkan mata saat penembakan terjadi terhadap Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Diketahui, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sampaikan pengakuan terbaru terkait kasus penembakan Brigadir Yoshua atau Brigadir J di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo.
Bharada E menembak Brigadir J karena diperintah atasannya. Jika Bharada E menolak, maka dirinya malah yang akan ditembak oleh atasan.
Baca juga: Empat Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Termasuk Ferdy Sambo, Pengacara: Tukang Ancam Belum
Baca juga: Harga BBM di Arab Saudi RON 91 dan 95 Ternyata Jauh Lebih Murah, Bandingkan dengan di Indonesia
Hal ini disampaikan Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara saat wawancara khusus dengan Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network Domu Ambarita di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (9/8/2022).
"Dia mengaku salah paling engga. (Bharada E) ini kan Polisi Brimob, dan menjalankan perintah atasan," kata Deolipa.
"Tapi 'saya juga takut' kata dia kan, tapi ketakutan juga kalau saya tidak menembak (Brigadir J), saya yang ditembak."
"Kan gitu. Sama yang nyuruh nembak," kata Deolipa.
Deolipa juga mendengar curahan hati Bharada E. Dimana, saat menembak Brigadir J, Bharada E dengan perasaan takut dan memejamkan mata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220804-bharada-e-kanan.jpg)