Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Atap Baja Ringan Rumahnya Berbunyi Gemerincing, Warga Desa Penyak Ini Kaget Ada Hujan Es

Helda (32), terkejut ketika keluar dari dalam rumahnya dan melihat gumpalan es seukuran kuku memenuhi teras rumahnya yang berada di Desa Penyak.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Dok/Helda
Butiran es yang jatuh saat hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Desa Penyak, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, Sabtu (13/8/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Helda (32), terkejut ketika keluar dari dalam rumahnya dan melihat gumpalan es seukuran kuku memenuhi teras rumahnya yang berada di RT. 03, Desa Penyak, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Sabtu (13/8/2022).

Untuk pertama kali dalam hidupnya, Helda menyaksikan secara langsung fenomena hujan es yang sempat membuat dirinya merinding.

Ibu dua orang anak ini berkata bahwa peristiwa hujan es tersebut terjadi ketika cuaca di Desa Penyak dan sekitarnya sedang hujan deras disertai angin kencang dan suara petir yang bergemuruh.

Diketahui, sejak jam 12.30 WIB, cuaca di wilayah Kecamatan Koba dan sekitarnya memang sedang turun hujan yang cukup deras.

Baca juga: Nama Satgas Tambang Timah Ilegal akan Diganti Jadi TP4TI, Sejumlah Pihak Tunggu Gebrakannya

Baca juga: Pemkab Bangka Selatan Tahun 2022 Anggarkan Dana Miliaran untuk Pembangunan Jalan Desa Tepus

Menurut Helda, awalnya hujan masih normal, namun sangat lebat disertai suara petir dan hembusan angin yang sangat kencang dari arah daratan menuju arah laut.

Kala itu, dia sedang berada dirumahnya bersama dengan suami dan kedua anaknya yang masih kecil-kecil.

"Hujannya gede banget, jadi suami sama anak saya yang satunya tidur. Tapi waktu itu saya enggak tidur dan lagi nemenin anak saya yang satunya main di dalam rumah," kata Helda kepada Bangkapos.com.

Ia heran lantaran mendengar suara atap rumahnya ada suara gemerincing yang sangat berisik.

Sontak dirinya pun segera keluar rumah dan terkejut seketika menyaksikan butiran-butiran es yang sudah memenuhi teras rumahnya.

"Rumah saya kan atapnya dari baja ringan, jadi kedengaran jelas suaranya berisiknya," ungkap Helda.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved