Berita Bangka Tengah
Fenomena Alam Hantam Bangka Belitung dari Hujan Es hingga Angin Puting Beliung Ini Penyebabnya
Fenomena Alam Hantam Bangka Belitung dari Hujan Es hingga Angin Puting Beliung Ini Penyebabnya
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM, BANGKA --Fenomena alam belakangan terjadi di sejulah wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Satu diantaranya adalha terjadinya hujan es seukuran kuku jari, hingga 70 rumah dihantam angin puting beliung.
Hujan es terjadi di daerah Desa Penyak Kecamatan Koba Bangka Tengah, sedangkan bencana puting beliung terjadi di Desa Ranggas Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan.
Fenomena hujan es di Desa Penyak sempat diabadaikan oleh salah satu warga, bernama Helda (32).
Dirinya terkejut ketika keluar dari dalam rumah dan melihat es seukuruan kuku memenuhi teras rumahnya tang berada di Rt 03 Desa Penyak Kecamatan Koba, Bangka Tengah, Sabtu (13/8/2022).
Untuk pertama kali dalam hidupnya, Helda menyaksikan secara langsung fenomena hujan es yang sempat membuat dirinya merinding.
Ibu dua orang anak ini berkata bahwa peristiwa hujan es tersebut terjadi ketika cuaca di Desa Penyak dan sekitarnya sedang hujan deras disertai angin kencang dan suara petir yang bergemuruh.
Diketahui, sejak jam 12.30 WIB, cuaca di wilayah Kecamatan Koba dan sekitarnya memang sedang turun hujan yang cukup deras.
Menurut Helda, awalnya hujan masih normal, namun sangat lebat disertai suara petir dan hembusan angin yang sangat kencang dari arah daratan menuju arah laut.
Kala itu, dia sedang berada dirumahnya bersama dengan suami dan kedua anaknya yang masih kecil-kecil.
"Hujannya gede banget, jadi suami sama anak saya yang satunya tidur. Tapi waktu itu saya enggak tidur dan lagi nemenin anak saya yang satunya main di dalam rumah," kata Helda kepada Bangkapos.com.
Ia heran lantaran mendengar suara atap rumahnya ada suara gemerincing yang sangat berisik.
Sontak dirinya pun segera keluar rumah dan terkejut seketika menyaksikan butiran-butiran es yang sudah memenuhi teras rumahnya.
"Rumah saya kan atapnya dari baja ringan, jadi kedengaran jelas suaranya berisiknya," ungkap Helda.
Menurutnya, peristiwa hujan es tersebut tidak berlangsung lama dan bahkan tidak banyak diketahui oleh warga sekitar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220813-hujan-es.jpg)