Berita Kriminalitas
Polres Bangka Siap Lakukan Penyelidikan Dugaan Penyelewengan Aliran Dana Kompensasi KIP
Penyidik Polres Bangka siap melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyelewengan aliran dana kompensasi Kapal Isap Produksi
Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
"Jika ini fitnah atau tanpa bukti akan saya ambil tindakan temasuk membawa ini ke jalur hukum siapapun itu yang fitnah saya termasuk katanya wartawan," tegas Zuesty Noviyanti
Soal aliran dana kompensasi ternyata juga menjadi tanda tanya bagi masyakarat Matras
Anggi Meisya Kaling Matras juga mengeluhkan aliran kompensasi dana KIP dari mitra PT Timah tidak mengalir sebagaimana mestinya.
Menurut Anggi Meisya Kampung Matras mendapatkan kucuran dana Rp 4.950 perkilogramnya.
"Itu di luar untuk LSM dan media yang sudah terpisah 4.950 itu untuk maayarakat terdampak, karang taruna dan masjid," kata Anggi Meisya.
Baca juga: Pj Gubernur Babel dan Forkopimda Terima Apresiasi Uang Rupiah Baru Sesuai Seri Tahun Kelahiran
Baca juga: Nekat Selfi di Atas Sampan Enam Remaja di Belitung Timur Tenggelam, Satu Korban Tewas
Menurut Anggi Meissya dari warga yang tercatat terdampak mendapatkan kompensasi sebagian tidak mengambilnya.
Selain itu juga dana untuk Karang Taruna juga tidak disalurkan. Sehingga dana mengendap dan belum jelas cukup besar ditangan panitia.
"Saya sebagai kepala lingkungan pun tidak pernah mendapatkan laporan dari panitia malah masyarakat yang kasih info soal aliran dana kompensasi. Kalau benar benar tersalurkan kepada yang berhak ya silahkan tapi kenyataanya tidak seperti itu," kata Anggi Meissya.
Dirut PT Timah Tbk Achmad Ardianto beberapa waktu lalu mengatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut.
"Ini memang kebiasaan lama yang kurang pas harusnya kompensasi utamanya untuk masyakarat terimbas, terima kasih infonya saya follow up ya," kata Achmad Ardianto.
(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220818-kapolres-bangka-akbp-indra-kurniawan.jpg)