Breaking News:

Dua Tata Cara Mandi Wajib yang Benar Sesuai Fiqih dan Sangat Simpel Dilakukan

Pertama adalah niat mandi besar atau mandi wajib bersamaan menyiram air dari kepala, kedua meratakan air ke seluruh tubuh.

Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
via sonora.id
ilustrasi mandi wajib atau mandi junub 

BANGKAPOS.COM -- Bagi orang yang setelah berhubungan suami istri meskipun tanpa keluaran cairan harus mandi junub atau mandi wajib.

Mandi besar atau mandi wajib atau biasa juga disebut mandi junub adalah mandi atau menuangkan air ke seluruh badan dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadats besar.

Hal itu adalah pengertian dalam syariat Islam.

Arti al-gusl secara etimologi adalah menuangkan air pada sesuatu.

Ilustrasi. Tata cara mandi wajib/junub beserta bacaan doanya
Ilustrasi. Tata cara mandi wajib/junub beserta bacaan doanya (Pixabay)

Seluruh imam mazhab menyepakati bahwa hukum mandi wajib adalah wajib setelah laki-laki dan perempuan bersetubuh hingga kedua kelaminnya saling bersentuhan.

Juga termasuk wanita yang setelah haid bahkan nifas setelahnya disarankan mandi wajib jika sudah bersih.

Terutama jika akan melaksanakan shalat.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah menjelaskan beberapa cara mandi wajib yang simpel sesuai fiqih.

Jangan sampai istri atau suami tidak mandi wajib gara-gara cara mandi terlalu ribet.

Padahal, cara mandi wajib atau mandi junub sangat mudah sesuai fiqih.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved