Ternyata Ini Alasan Orang Tak Berani Jual Burung Merpati yang Ada di Masjidil Haram Arab Saudi

Bukan cuma haram, ternyata ini alasan orang tak yang berani menjual burung merpati dari Masjidil Haram, Arab Saudi.

Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
YouTube Mas Awiee
Burung merpati yang ada di pasar burung Kota Makkah, Arab Saudi. 

BANGKAPOS.COM -- Burung merpati dan dara termasuk dalam famili Columbidae atau burung berparuh merpati dari ordo Columbiformes, yang mencakup sekitar 300 spesies burung kerabat pekicau.

Burung ini sangat sering kita temukan di wilayah Indonesia.

Ternyata burung ini juga banyak hidup di negara Arab Saudi, khususnya di Kota Makkah.

Bagi para jemaah haji dan umrah pastinya pernah melihat burung merpati di pelataran Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Burung merpati banyak beterbangan di sana dengan amannya tanpa gangguan.

Namun menariknya, tak pernah orang mengambil bahkan menjual burung merpati yang ada di pelataran Masjidil Haram.

Padahal jika dilihat sekilas burung merpati tentunya sama dan memiliki nilai jual tersendiri.

Tapi uniknya mereka tak pernah melakukan itu.

Bukan karena haram dan takut dosa, ternyata ini alasan burung merpati di Masjidil Haram, Arab Saudi tak pernah diambil dan dijual oleh orang sekitar.

Sebagaimana melansir video di kanal YouTube Mas Awiee yang diunggah pada 8 Januari 2022.

Diketahui, Masjidil Haram adalah salah satu lokasi paling suci di kota suci Makkah, Arab Saudi.

Masjidil Haram pula adalah masjid terbesar di dunia pertama.

Baca juga: Begini Reaksi Wanita di Al Bahah, Arab Saudi Ketika Digombalin oleh Pria Asal Indonesia

Baca juga: Diyakini Sebagai Tempat Angker di Arab Saudi, YouTuber Indonesia Nekat Masuk dan Ini yang Terjadi

Bagi kalian yang pernah ke Masjidil Haram di Arab Saudi, pasti telah pernah berkali-kali liat burung merpati yang bergerombol di darat.

Salah satu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah puluhan tahun bekerja di Arab Saudi mengungkapkan bahwa tak pernah menjual burung merpati dari Masjidil Haram.

Lalu bagaimana jadinya bila burung merpati itu dijual.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved