Breaking News:

LP2M IAIN SAS Babel Beri Pembekalan 40 Dosen DPL Persiapan KKN Moderasi Beragama

Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama tahun 2022,

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Fery Laskari
IAIN SAS Babel
LP2M IAIN SAS Babel saat melakukan pembekalan kepada 40 Dosen Pendampingan Lapangan (DPL KKN), di gedung Aula Terpadu IAIN SAS Bangka Belitung, Kamis (8/9/2022). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama Tahun 2022, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung (Babel) melakukan pembekalan kepada 40 Dosen Pendampingan Lapangan (DPL KKN), Kamis (8/9/2022) di Gedung Aula Terpadu IAIN SAS Bangka Belitung . 

Mahasiswa disebarkan di lima tempat, masing-masing Kecamatan Airgegas, Payung, Toboali, Tukak Sadai dan Leparpongoki  Kabupateb Bangka Selatan.

Jumlah mahasiswa 769 orang yang  melakukan KKN tahun ini untuk penguatan moderasi beragama. 

KKN merupakan wujud dari pelaksanaan amanat kementerian agama yaitu moderasi beragama.

Acara ini digelar guna menguatkan komitmen bersama dalam  pelaksanaan KKN nantinya, sehingga memiliki pandangan yang sama terhadap pelaksanaan KKN  serta membantu para mahasiswa dalam mensukseskan pelaksanaan KKN di semua lokasi penempatan.

Koordinator KKN Moderasi Beragama Dr Subri MSi, dalam kegiatan KKN kali ini mempunyai konsep moderasi beragama. Karena isu hari ini memang lebih menekankan pada hal tersebut.

Melalui pelaksanaan KKN Moderasi Beragama tahun ini, Subri juga berharap seluruh dosen DPL dan seluruh mahasiswa yang akan mengikuti KKN, dapat membantu masyarakat dalam memberikan solusi dan jawaban alternatif dari permasalahan yang ada dimasyarakat. 

Lebih lanjut ia berharap semoga pantia, dosen DPL dan mahasiswa dapat memberikan warna baru dan manfaat terbaik bagi masyarakat dan pemerintah desa dilokasi penempatan KKN. 

"Saya yakin pelaksanaan KKN Moderasi Beragama tahun ini dapat kita laksanakan secara sukses dan dapat memberikan manfaat bagi kemaslahatan masyarakat dan pemerintah," katanya.

Kepala LP2M yang di wakili oleh Kepala Pusat Pengabdian Dr Noblana Adib, MA, MPdI mengatakan juga bahwa selain itu mahasiswa saat melakukan KKN-MB ada outcome yang diharapkan yakni mampu mengemas dengan melahirkan artikel yang merupakan kajian berupa vidio seni, buku ontologi, dan artikel ilmiah. "Dan ini dijadikan sebagai bentuk laporan individual dalam melaksanakan KKN selama 40 Hari,’ katanya. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved