Breaking News:

Ini Cara Mengatasi Pengaruh Lingkungan Belajar Anak yang Jauh dari Orang Tua, Kata dr Aisah Dahlan

dr Aisah Dahlan menjelaskan mengenai bagaimana mengatasi pengaruh lingkungan belajar terhadap anak sementara posisinya jauh dari orang tua.

Penulis: Widodo | Editor: M Zulkodri
YouTube Pecinta dr Aisah Dahlan CHt
dr Aisah Dahlan 

BANGKAPOS.COM -- dr Aisah Dahlan memaparkan cara mengatasi pengaruh lingkungan belajar pada anak.

Hal itu dia beberkan sebagaimana dilansir Bangkapos.com dari video yang dilihat di kanal YouTube ALID TV pada Senin 19 September 2022.

Kala itu dr Aisah Dahlan mendapat pertanyaan terkait bagaimana mengatasi pengaruh lingkungan belajar terhadap anak sementara posisinya jauh dari orang tua.

Penanya tersebut juga menerangkan pada dr Aisah Dahlan jika kedua anaknya ini sering dibanding-bandingkan oleh teman-temannya karena perbedaan pencapaian belajar.

Mendengar hal tersebut, dr Aisah Dahlan mengungkapkan, ketika anak sudah berada diluar, misalnya tinggal di asrama atau Boarding School, bearti peran orang tua diwakili oleh guru-guru mereka di disana.

Sehingga orang tua juga sebaiknya harus punya komunikasi yang Intens dengan bapak ibu guru terutama wali murid.

"Jika ananda sudah di pondok atau sudah di Boarding School kan berarti pada saat Ananda di sana tugas orang tuanya kan ada di guru-guru, kan orang tua kan bukan hanya Ibu dan Ayah Ibu saja, ibu bapak ibu guru itu juga termasuk orang tua," jelas dr Aisah Dahlan.

Adanya hubungan intensitas atau jalinan ukhuwah antara orang tua dengan wali kelasnya atau istilahnya apa orang asrama itu harus terjalin dengan baik.

Sebab, jika orang tua tidak punya hubungan yang baik dengan para guru, mereka akan sulit sekali untuk bisa menitipkan beberapa pesan yang ingin disampaikan melalui orang tua mereka di sekolah.

Baca juga: Anak Kecanduan Nonton Film Dewasa, dr Aisah Dahlan Beri Solusi yang Tepat

Baca juga: Ternyata Menahan Tangis Bisa Menyebabkan Kanker, dr Aisah Dahlan Ungkap Alasannya

Dengan terbentuknya intensitas komunikasi dengan para guru tersebut, mereka bisa menggantikan peran orangtua yang tak bisa tiap saat menjadi polisi moral bagi anak-anaknya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved