Selasa, 19 Mei 2026

4 Tahun Bangka Setara Nyaman Bersama Mulya

Kegigihan Bupati Bangka Mulkan dan Wakil Bupati Syahbudin selama 4 tahun membuat setara dan nyaman bersama membuahkan hasil

Tayang:
Penulis: Edy Yusmanto |
istimewa humas Pemkab Bangka
Bupati Bangka Mulkan dan istri, berfoto bersama peserta Belinyu Festival Fair 2022 

BANGKA POS.COM, BANGKA - Kegigihan Bupati Bangka Mulkan dan Wakil Bupati Syahbudin selama 4 tahun membuat setara dan nyaman bersama membuahkan hasil. Kesuksesan ini ditopang oleh pengorbanan waktu keluarga. 

Namanya Yusmiati. Dia adalah istri orang nomor satu di Kabupaten Bangka, Bupati Bangka Mulkan. Perawakan ramah dan murah senyum membuat Yusmiati mudah akrab dengan warga Bangka. 

Siang itu, Jumat (26/8/2022) Yusmiati mendampingi suami membuka acara Belinyu Festival Fair 2022. Mengenakan jilbab abu-abu, kaus hitam lengan panjang dan celana jins membuat Yusmiati terlihat kompak dengan suami.

Sejak turun mobil tiba di lokasi acara, Yusmiati tak pernah jauh dari suami. Dia selalu dekat. Sesekali, keduanya memerlihatkan adegan bak sejoli yang baru 'jadian' seperti tertawa kecil bersama. 

Tak lama Yusmiati menemani suami duduk santai bersama jajaran forkominda, keduanya turun panggung membuka acara. 

Cuaca mendung tak menjadi halangan hingga rintik air hujan sudah berjatuhan.

Di tangan kanan Yusmiati ada satu map berisi kertas penilaian yang dibungkus map plastik.

Itu adalah daftar nama peserta dan penilaian lomba 'Kelasan' atau pempek khas Belinyu. 

Yusmiati setia menemani suami berkeliling melihat para peserta yang didominasi ibu-ibu dari berbagai daerah di Kabupaten Bangka. 

Tidak hanya sekadar berbincang, ada banyak peserta yang mengajak bupati yang suka bermain sepakbola ini berfoto. 

Tiba-tiba setelah berfoto, Mulkan duduk di depan satu kelompok peserta.

Bupati Bangka Mulkan mengulek sambal didampingi istri (Yusmiati) pada event Belinyu Festival Fair 2022.
Bupati Bangka Mulkan mengulek sambal didampingi istri (Yusmiati) pada event Belinyu Festival Fair 2022. (capture live streaming Bangka Pos)

Mengambil ulekan sambal dan meminta sejumlah bawang putih.

Pelan-pelan tapi pasti, Mulkan ternyata lincah mengulek sambal.

"Dak nyangko, lihai ruponyo (Tidak diduga, pintar rupanya mengulek)," puji seorang peserta melihat Bupati Bangka Mulkan mengulek sambal.

Melihat suaminya mendapat banyak pujian dari peserta, Yusmiati memilih duduk mendampingi.

Tangan Yusmiati pun mendarat di pundak sang suami sembari mengajak nanti malam buat nasi goreng.

"Sayang nanti malam kita buat nasi goreng," kata Yusmiati.

"Bapak memang jago masak," tambahnya diiringi senyum lebar bahagia.

Mulkan di mata Yusmiati adalah sosok suami, ayah, teman, sahabat dan pemimpin yang bertanggung jawab. 

Empat tahun mendampingi Mulkan menjadi lokomotif kereta pembangunan Kabupaten Bangka tak membuat Yusmiati mengeluh.

Dia menyadari resiko waktu keluarga terbuang hingga masa-masa bersama anak berkurang menjadi konsekuensi mengabdi untuk rakyat Bangka. 

"Ikhlas, itulah kewajiban istri untuk suami," kata Yusmiati.

Itulah gambaran potret 'nyaman bersama Mulya'

Makna jargon "Bangka Setara Nyaman Bersama" telah diterapkan Mulkan dalam keluarga.

Dia percaya ketika semua dilakukan dengan kekompakan dan bersama-sama maka akan berujung pada kenyamanan bersama.

Konsep inilah yang diterapkan Mulkan dan Syahbudin dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Bangka.

Seorang pemimpin tidak akan mampu menjalankan pemerintahan tanpa sokongan kinerja dari pilar-pilar lainnya.

"Sinergi bersama forkopimda, pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan media adalah kuncinya," kata Mulkan kepada Bangka Pos, sabtu (24/9/2022).

Memimpin daerah seluas 3.028,79 km2 dan penduduk mencapai 321 ribu tidaklah mudah. 

Banyak hal yang harus dipikirkan. Mensejahterakan banyak orang tentu bukan semudah membalikkan telapak tangan.

Meski demikian, banyak prestasi ditorehkan Mulkan dan Syahbudin selama empat tahun memimpin Bangka.

"Semua untuk kesejahteraan masyarakat Bangka," ujar Mulkan.

Tak sekadar prestasi, Mulkan pun menyadari bukan manusia sempurna.

Selama empat tahun memegang tongkat komando pemerintahan Bangka, tentu masih banyak pekerjaan rumah. 

Satu di antaranya perbaikan jalan sebagai pembuka akses kehidupan.

"Tak ada yang sempurna begitu pun saya. Di sisa pemerintahan nanti, perbaikan jalan rusak jadi prioritas saya," papar Mulkan.

Ujian sebenarnya dirasakan Mulkan saat pandemi covid-19 melanda.

Banyak yang berubah, mulai dari pola kehidupan hingga sektor penganggaranan keuangan daerah. 

Mulkan bersama jajaran berpikir keras memutar otak agar roda pemerintah Kabupaten Bangka tidak terpuruk dan tetap jaya.

Tentu itu bukan perkara mudah, apalagi serangan virus yang melanda dunia itu kian parah.

Di Kabupaten Bangka, Mulkan harus merotasi banyak dana untuk fokus pada penanganan pasien corona. 

Merapatkan barisan bersama forkopimda, pemerintah, pelaku usaha, warga dan media menjadi awal kesuksesan Mulya melawan virus corona.

Meski banyak program yang harus ditunda, Mulkan yakin ke depan semua bisa diwujudkan dengan kolaborasi dan kompak bersama.

Satu di antaranya yang menjadi prioritas Mulkan adalah infrastruktur jalan.

Bagi Mulkan, akses jalan yang baik akan membuka banyak peluang kehidupan.

Maka dari itu, Dia berkeinginan perbaikan sarana dan prasarana khususnya jalan segera dieksekusi sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk mendongkrak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bangka. 

Sektor lain yang menjadi bukti kesuksesan Mulkan adalah peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, olahraga, UMKM, pariwisata, pertambangan, keagamaan dan banyak lagi. (Bangka Pos/Edy Yusmanto)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved