Kamis, 30 April 2026

Berita Pangkalpinang

Biaya Hidup Tinggi, BPS Babel Sebut Pengeluaran Masyarakat Babel Rp 3,2 Juta

Belum lagi dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) belakangan ini yang membuat kebutuhan pokok di Babel ikut melambung.

Tayang:
Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani
Kepala Badan Pusat Statistik Bangka Belitung, Toto Haryanto Silitonga. 

"Itu nanti kita lihat saja karena berkaitan juga ke pengusaha masing-masing perusahaan," tandasnya.

Buruh Desak UMP Naik

Akup (41) seorang pekerja di Pabrik Sawit Bangka Selatan meminta pemerintah agar menaikkan UMP Bangka Belitung saat ini.

Pasalnya, menurut dia upah yang didapatkan saat ini tak selaras dengan potensi pengeluaran yang melebihi pemasukan.

"Kalau inflasi tinggi, BBM naik upah juga harus naik, jangan sampai kita rakyat kecil yang menderita," tegasnya.

Di sisi lain ia juga mendesak agar pemerintah turut memperhatikan hak-hak pekerja yang selama ini kerap diabaikan oleh perusahaan.

Misalnya saja lembur yang tidak sesuai, kemudian gaji yang tidak selaras dengan tanggung jawab dan skill yang dimiliki.

Menurutnya, pemerintah mesti tegas menegakkan aturan,kepada perusahaan agar berpihak pada kepentingan pekerja.

Sebab para pekerja telah berdidikasi penuh untuk memajukan perusahaan

Dia memisalkan, gaji karyawan fresh graduate yang baru masuk sama dengan gaji karyawan yang telah bekerja selama belasan tahun.

Kata dia hal tersebut tentu tidaklah sesuai, mengingat pekerja lama memikul tanggung jawab yang lebig besar.

"Kalau kayak gitu kan potensi kecemburuan sosial pasti ada," ucapnya.

Oleh karena itu dia mendesak pemerintah agar menaikkan UMP serta memperhatikan lagi hak pekerja yang sering dikesampingkan.

(Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved