Info Kesehatan
Jajan Sembarangan Bahaya Bagi Kesehatan Anak, Berikut Tips Konsultan Gizi
Kebiasaan jajan pada anak sekolah sudah menjadi hal lumrah. Pada dasarnya anak-anak sekolah dasar kebanyakan suka jajanan dibanding makanan berat.
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kebiasaan jajan pada anak sekolah sudah menjadi hal lumrah. Pada dasarnya anak-anak sekolah dasar kebanyakan suka jajanan dibanding makanan berat.
Mereka menghabiskan uangnya untuk membeli jajanan di kantin maupun pedagang kaki lima di sekitar sekolah.
Namun di sisi lain, jajanan tersebut kebersihannya tidak dapat dikontrol dan megandung zat berbahaya sehingga rentan bagi pelajar sekolah khususnya anak-anak.
Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, Karina Dwi Handini menjelaskan, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Peneliti, Yuliza terhadap pangan di 71 SD Kota Pangkalpinang menerangkan bahwa
jajanan berbahan dasar ikan seperti empek-empek, siomay, batagor, bakwan, sosis, cilok dan otak-otak aman dari bahaya formalin.
Namun bahaya yang mengancam anak sekolah dari pangan jajanan tidak hanya berasal dari formalin, melainkan bahan-bahan tambahan pangan lainnya seperti pewarna, pemanis, pengawet dan lain-lain.
"Walaupun secara penelitian aman dari bahaya formalin, tapi dalam jajanan bebas itu ada kandungan lainnya yang tak dapat disepelekan itu juga bahaya untuk kesehatan apalagi untuk anak-anak," jelasnya.
Hal itu diperkuat berdasarkan Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2018 menunjukkan bahwa masih ada kasus keracunan pangan yang penderitanya tersebar pada rentang usia balita hingga dewasa.
Konsultan Aplikasi Gizi Nusantara itu mengatakan itu mengatakan keracunan pangan ini disebabkan karena rendahnya pengetahuan dan penerapan higiene dan sanitasi pada pengolahan pangan.
Jajanan sekolah yang memiliki kandungan zat adiktif dan kimia akan berdampak buruk bagi kesehatan anak dalam jangka panjang.
Akibatnya anak yang jajan sembarangan rentan terkena berbagai penyakit seperti batuk, radang tenggorokan, diare, tipes, kerusakan gigi dan keracunan makanan.
Oleh karena itu pola kebiasaan jajan anak yang buruk harus di awasi orangtua dengan mengubah kebiasaan anak yang jajan sembarangan menjadi pola makan yang sehat seperti saat pergi ke sekolah membawa bekal dari rumah dan membuat cemilan sehat sendiri di rumah.
Selain itu, memberikan tips atau cara membuat cemilan sehat sendiri di rumah yang tentunya mudah untuk di buat.
"Pangan jajanan anak sekolah yang sesuai mesti aman, bermutu, bergizi dan disukai anak. Maka kenali dan pilih pangan yang aman. Pangan yang aman adalah pangan yang bebas dari cemaran biologis, kimia dan benda lainnya," sarannya. (Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani)
Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang sesuai adalah PJAS yang aman, bermutu, bergizi dan disukai anak. Berikut tips untuk memilih PJAS yang sesuai.
1. kenali dan pilih pangan yang aman. Pangan yang aman adalah pangan yang bebas dari cemaran biologis, kimia dan benda lainnya. Pilih pangan bersih, matang, tidak bau tengik, tidak berbau asam. Beli pangan di tempat yang bersih, dan dari penjual yang sehat dan bersih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20221012-Dosen-Jurusan-Gizi-Poltekkes-Kemenkes-Kota-Pangkalpinang-Karina-Dwi-Handini.jpg)