Senin, 1 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Kenali Gejala dan Bahaya Penyakit Malaria, Dokter Sarankan Prinsip Pencegahan ABC

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina.

Tayang:
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Freepik
Stop Malaria 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina.

Dokter Umum Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Soekarno Bangka Belitung, dr Radian Savani mengatakan  penyakit ini tidak bisa ditularkan secara langsung dari seorang penderita ke orang lain.

"Pada malaria demam merupakan gejala utama. Pada permulaan sakit, dapat dijumpai demam yang tidak teratur. Sifat demam akut dan paroksismal yaitu hilang timbul antara satu hingga beberapa hari yang didahului oleh stadium dingin (menggigil) diikuti demam tinggi kemudian berkeringat banyak," jelas dr Radian, Kamis (20/10/2022).

Baca juga: Ditemukan 93 Kasus Malaria di Bangka Belitung, Kabupaten Bangka Barat Paling Tinggi

Baca juga: Heboh Soal Sirup Paracetamol Sebabkan Ginjal Akut Pada Anak, Begini Kata Dokter Spesialis Anak

Dia menyebutkan selain gejala klasik tersebut, dapat ditemukan gejala lain seperti nyeri kepala, mual, muntah, diare, pegal-pegal, dan nyeri otot serta periodisitas gejala demam tergantung jenis malaria.

Hingga saat ini dikenal lima macam spesies parasit malaria yang bisa menginfeksi manusia yaitu :

1. Malaria Falsiparum (malaria tropika)

Disebabkan oleh infeksi Plasmodium falciparum. Gejala demam timbul intermiten dan dapat kontinyu. Jenis malaria ini paling sering menjadi malaria berat yang menyebabkan kematian.

2. Malaria Vivaks (malaria tersiana)

Disebabkan oleh infeksi Plasmodium vivax. Gejala demam berulang dengan interval bebas demam 2 hari. Telah ditemukan juga kasus malaria berat yang disebabkan oleh Plasmodium vivax.

3. Malaria Ovale

Disebabkan oleh infeksi Plasmodium ovale. Manifestasi klinis biasanya bersifat ringan. Pola demam seperti pada malaria vivaks.

4. Malaria Malariae (malaria kuartana)

Disebabkan oleh infeksi Plasmodium malariae. Gejala demam berulang dengan interval bebas demam 3 hari.

5. Malaria Knowlesi

Disebabkan oleh infeksi Plasmodium knowlesi. Gejala demam menyerupai malaria falsiparum.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved