Rabu, 8 April 2026

Sumanto Si Kanibal yang Dulu Bikin Heboh Sekarang Mendadak Murung

Kini, Sumanto sudah jauh berubah setelah menjalani masa hukuman di penjara karena kasus pembunuhan dan kanibalisasi. Namun kabra terbaru....

Editor: fitriadi
Capture video via Tribunnews.com
Sumanto asal Purbalingga yang dulu pernah bikin heboh karena membunuh orang dan memakan dagingnya. 

BANGKAPOS.COM, PURBALINGGA - Masih ingat Sumanto, pria asal Purbalingga yang dulu pernah bikin heboh karena membunuh orang dan memakan dagingnya?

Kini, Sumanto sudah jauh berubah setelah menjalani masa hukuman di penjara.

Beberapa waktu terakhir Sumanto menekuni ajaran agama Islam.

Perilakunya pun sudah tidak seperti pasca kejadian menghebohkan dulu.

Sumanto sekarang tinggal di Yayasan Annur panti rehabilitasi dan klinik jiwa, Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah.

Di panti inilah ia banyak mendapatkan pengajaran agama dari pengajarnya.

Baca juga: Terungkap Motif Pelaku Tusuk Bocah Hingga Meninggal saat Pulang Mengaji di Cimahi

Selain Sumanto, Yayasan Annur panti rehabilitasi dan klinik jiwa milik H Supono Mustajab juga menampung 31 pasien rehabilitasi.

Tak hanya pasien gangguan jiwa, Yayasan Annur juga menampung pasien rehabilitasi narkoba.

Pengasuh yayasan yang baru, Singgih Prakoso mengatakan sehari-hari Sumanto menekuni hobi baru yakni olahraga tenis meja.

“Aktivitas sih biasa ya, tapi karena kebetulan di Yayasan baru membeli meja pingpong dia lagi suka main itu. Ternyata dia pinter pingpong, kemarin Agustus kita adakan lomba dia juara pingpong,” katanya, Minggu (23/10/2022).

Mengulik ke belakangan, nama Sumanto pertama kali dikenal oleh masyarakat Indonesia pada awal tahun 2003.

Kala itu, ia ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian mayat.

Beritanya semakin geger ketika Sumanto terungkap menyantap mayat yang ia curi dan gali langsung dari liang kubur.

Sumanto mengaku memakan tiga orang di area berbeda, termasuk Purbalingga dan Lampung.

Ketika ditanya alasannya, pria kelahiran 3 Maret itu mengaku terpaksa karena sedang kesusahan ekonomi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved