Sabtu, 18 April 2026

Ketika Warga Arab Saudi Antusias Rayakan Halloween di Riyadh, Antara Halal dan Haram

Ameera, seorang pengunjung yang mengenakan kostum penyihir, mengaku festival ini dapat menyalurkan energi-energi kreatif di dalam diri warga Saudi....

bangkapos.com/Nurhayati
Ilustrasi Halloween __ Perayaan Halloween di Kota Riyadh, Arab Saudi. 

BANGKAPOS.COM -- Warga Arab Saudi ikut merayakan Halloween.

Pesta yang identik dengan budaya Barat tersebut. dilakukan di Kota Riyadh.

Warga berkumpul di Boulevard Riyadh yang disulap menjadi tempat penyelenggaran "Pekan Menyeramkan/ Scary Weekend", memakai berbagai kostum sesuai tema acara, yang berlangsung mulai Kamis (27/10/2022) hingga Jumat (28/10).

Seperti dilansir Arab News, Sabtu (29/10/2022), pengunjung festival diberi entri gratis asalkan mengenakan kostum "menyeramkan."

Acara ini disebut dibuat untuk menunjukkan kreativitas warga Saudi dalam bentuk desain kostum.

Baca juga: Bacaan Yasin Lengkap 83 Ayat, Arab, Latin dan Terjemahan, dan Penjelasan Keutamaan Membacanya

Baca juga: Demi Dapat Gelar S1, Luna Maya Kini Kembali Kuliah dari Awal: Gue Harus S1

Baca juga: Doa Senin Pagi yang Bisa Diamalkan untuk Melancarkan Segala Urusan Dunia dan Akhirat

Baca juga: Kisah Priati, TKW di Arab Saudi Dikasih Uang 15 Ribu Riyal dari Majikan Saat Akan Pulang Kampung

Baca juga: Mahasiswa NTT Ini Bayar Rp 250 juta untuk Masuk Bintara Polisi, Tak Lulus Akhirnya Lapor Propam

Tujuannya adalah membuat festival beratmosfer menyenangkan, menggetarkan, dan menggairahkan dengan adu kreativitas kostum.

Warga Arab ikut perayaan Halloween di Kota Riyadh, Arab Saudi.
Warga Arab ikut perayaan Halloween di Kota Riyadh, Arab Saudi. (AN Photo/Saleh AlGhannam)

Abdulrahman, seorang warga yang menghadiri festival Halloween Arab Saudi, mengaku gabung dengan perayaan ini sekadar untuk bersenang-senang.

Ia mengaku tidak tahu soal hukum halal-haram Halloween yang kerap menjadi kontroversi di Timur Tengah.

"Ini perayaan yang hebat. Sejujurnya, ada spirit kegembiraan. Mengenai haram atau halal, saya tidak tahu. Kami merayakannya sekadar untuk senang-senang, tidak ada maksud lain," kata Abdulrahman dikutip Arab News.

Perayaan Halloween sendiri sejak lama dihindari di negara-negara Teluk Arab.

Namun tahun ini warga Arab Saudi menganggapnya sebatas acara hiburan yang tidak merugikan siapa pun.

"Tindakan itu tergantung niat. Saya di sini (pesta Halloween) sekadar untuk bersenang-senang," kata Khaled Alharbi, seorang pengunjung lain.

Pengunjung pesta Halloween di Riyadh sendiri membawa kostum menyeramkan yang bermacam selama perayaan.

Baca juga: Bacaan Doa Sebelum Belajar untuk Siswa, Mudah Dihafal, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Baca juga: Dahsyatnya Doa Hasbunallah Wanikmal Wakil dan Doa Sapu Jagad ini, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Baca juga: Kencan Rp 300 Ribu di Kamar Kos Berujung Maut, SA, si Gadis Muda asal Jakarta Tewas

Baca juga: Kamaruddin Sebut Putri Candrawathi Goda Brigadir J Tapi Ditolak, Bharada E : Benar

Baca juga: Demi Bayinya, Sang Ibu Loncat ke Laut Ketika Kapal Cantika 77 di NTT Terbakar, Videonya Viral

Sebagian pengunjung memilih kostum monster berbasis mitologi.

Sebagian lain memilih momok legenda urban seperti zombi atau sosok pahlawan super Barat seperti Catwoman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved