Selasa, 28 April 2026

Berita Pangkalpinang

Beasiswa dari Pemprov Babel Segera Cair, Perguruan Tinggi Sambut Baik, Simak Tanggapan Para Rektor

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung memastikan dana beasiswa mahasiswa kurang mampu yang mandek akan segera cair.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Dok/Bangkapos.com
Yudhi Darma, Direktur Politeknik Darma Ganesha Tanjungpandan Belitung, Sabtu (28/5) 

Bakal Segera Cair

Beasiswa mahasiswa kurang mampu pemerintah Provinsi Bangka Belitung yang mandek mulai ada titik terang.

Pasalnya beasiswa yang menyerap anggaran Rp9 miliar itu akan segera cair.

Hal ini menyusul, Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin yang sudah  melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan 15 Perguruan Tinggi di Bangka Belitung, Kamis (3/11/2022).

"Ini lah, MoU ini adalah lanjutan yang itu (pencairan beasiswa yang mandet-red), segera lah (waktu pencairan-red)," kata Ridwan.

Sebelumnya diberitakan, mandeknya pencairan beasiswa dari pemerintah provinsi itu karena ada perubahan dalam proses pencairannya, yang awal melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Bangka Belitung harus beralih ke Biro Kesra Pemprov Bangka Belitung

Perubahan aturan pencairan itu karena adanya evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendari).

Kepala Biro Kesejahteran Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel), Saimi mengatakan beasiswa ini diusahakan bisa cair pada bulan November 2022.

Namun saat ini masih menunggu peraturan gubernur sebagai aturan pencairan dana itu difasilitasi oleh Kemendagri.

Saat ini peraturan gubernur sudah rampung dibahas di pemerintah provinsi dan sudah berada di Kemendagri.

"Aturan selesai dulu baru bisa dicairkan, semoga  segera, kita berharap November," kata Saimi, Jumat (4/11/2022). 

Dalam pencairannya, dia membeberkan mekanisme berbeda antar beasiswa mahasiswa yang kuliah di luar daerah dan di Bangka Belitung.

"Kalau di luar provinsi ada yang di UNY dan Polbangtan disalurkan ke perguruan tinggi, biaya hidup ke rekening mahasiswa, ada juga Tazkia langsung disalurkan ke satuan pendidikannya. Sedangkan untuk di provinsi, hanya dapat UKT dan SPP langsung ke perguruan tinggi," katanya.

Dari anggaran Rp9 miliar itu dialokasikan untuk mahasiswa asal Bangka Belitung sejumlah 728 orang.

"Dari pergub yang kami bahas, itu sudah bisa mengakomodir baik mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Beasiswa ini kita selesaikan dulu sampai 2024, sampai mahasiswa lulus (8 semester-red), kalau kondisi sudah normal nanti pergub mungkin bisa dirubah lagi," jelas Saimi.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved