Senin, 18 Mei 2026

Guru dan Siswa SMAN 1 Pemali Belajar Menulis Opini dan Jurnalistik Dasar

Siswa dan guru SMA Negeri 1 Pemali berkolaborasi belajar menulis hingga cakap literasi bersama Bangka Pos Group

Tayang:
Penulis: Edy Yusmanto |
ist/SMA Negeri 1 Pemali
Guru dan siswa SMA Negeri 1 Pemali mengikuti pelatihan menulis di Pendopo Sekolah, Sabtu (5/11/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Siswa dan guru SMA Negeri 1 Pemali berkolaborasi belajar menulis hingga cakap literasi bersama Bangka Pos Group di Pendopo Sekolah, Sabtu (5/11/2022).

Kegiatan bertema 'Pelatihan Menulis bagi Guru dan Siswa' diikuti 60 orang yang terdiri atas 30 guru dan 30 siswa anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

Ketua pelaksana kegiatan Komariah menjelaskan kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkembangkan minat menulis para siswa dan guru di sekolah. 

Menulis secara baik dan memberikan manfaat tidaklah mudah. Maka dari itu, pelatihan menulis ini digelar agar konsep seperti apa agar tulisan atau opini menjadi menarik dibaca bisa diwujudkan. 

“Kami sebagai guru diharapkan bisa mengembangkan profesi agar tidak ketinggalan arus perkembangan teknologi terutama untuk meningkatkan profesional dalam menulis dan literasi secara baik dan benar. Siswa diikutsertakan agar bisa meningkatkan kemampuan menulis dengan baik sesuai kode etik kepenulisan," kata Komariah kepada Bangka Pos.

Dari semua paparan terkait pelatihan menulis ini memberikan banyak manfaat bagi siswa dan guru.

Terutama dalam dunia jurnalistik untuk menunjang pengembangan jiwa menulis serta peningkatan profesionalitas guru dalam profesinya.

Kegiatan ini merupakan upaya yang harus dibersamai dengan niat dalam diri masing-masing siswa dan guru.

"Sinergi ini harus terus dibentuk agar tujuan pendalaman dunia jurnalistik terutama dalam menunjang jiwa menulis serta meningkatkan profesionalitas guru terrealisasi," papar Komariah.

Edy Yusmanto, nara sumber dari Bangka Pos memberikan materi mengenai menulis opini. 

Ternyata membuat tulisan opini tidak mudah. Banyak hal yang harus dipahami sebelum sebuah pemikiran atau pengetahuan akan sesuatu menjadi tulisan utuh.

Menulis opini membutuhkan materi yang mumpuni dan terntunya saling menopang meskipun harus dari sumber lain.

Kalimat yang ingin dituliskan pun harus terstruktur, tidak bertele-tele dan mudah dipahami pembaca.

“Menulis itu susah-susah gampang. Baiknya (minat bakat menulis) ditumbuhkembangkan sejak dini," papar Edy.

Begitu menariknya materi yang disampaikan Edy, membuat nara sumber berkepala plontos ini dibanjiri pertanyaan.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved