Pengakuan Susi, ART Ferdy Sambo, Ngaku Tak Tahu Ada Pelecehan hingga Sebut Brigadir J Mudah Marah

Pengakuan Susi, ART Ferdy Sambo, Ngaku Tak Tahu Ada Pelecehan hingga Sebut Brigadir J Mudah Marah

Editor: Evan Saputra
Tangkapan layar YouTube Kompas.com
Susi mencium tangan majikannya, Ferdy Sambo saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2022) 

BANGKAPOS.COM - Pengakuan Susi, ART Ferdy Sambo, Ngaku Tak Tahu Ada Pelecehan hingga Sebut Brigadir J Mudah Marah.

Susi, ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi memberi pengakuan terbaru pada sidang kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Pengakuan Susi ini disampaikan saat bersaksi di pengadilan.

Susi memberikan keterangan saat hadir sebagai saksi dalam sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua dengan terdakwa Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma'ruf, Rabu (9/11/2022).

Baca juga: Unggahan Terakhir Sertu Rizka Nurjanah Sebelum Meninggal Dunia, Minta Dikabulkan Hal Ini

Baca juga: Apa Itu Yandex Ru? Kenapa Banyak yang Mencari Video Wanita Kebaya Merah di Situs Rusia

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) itu, Susi bicara soal dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi hingga sifat Brigadir Yosua. Berikut rangkuman keterangan Susi dalam sidang.

Tak tahu soal pelecehan

Susi mengaku tidak tahu soal dugaan pelecehan seksual Putri Candrawathi oleh Brigadir J di Magelang, Jawa Tengah, sehari sebelum penembakan Yosua.

Momen Susi ART Ferdy Sambo peluk Putri Candrawathi
Momen Susi ART Ferdy Sambo peluk Putri Candrawathi (Tangkapan layar YouTube Kompas.com)

Susi Sebut Brigadir J Memiliki Sifat Tempramental
Saat itu Susi berada di rumah Sambo dan Putri di Magelang. Namun, dia tak tahu soal klaim majikannya bahwa telah terjadi pelecehan.

“Untuk di Magelang sendiri, ada tidak tindakan pelecehan terhadap Ibu PC (Putri Candrawathi)?" tanya jaksa kepada Susi dalam persidangan.

“Kalau tidak ya tidak, kalau tidak tahu, ya tidak tahu,” tegas jaksa.

“Kalau saya, tidak tahu. Tidak tahu,” jawab Susi.

Dalam persidangan sebelumnya, Susi sempat bercerita bahwa sehari sebelum penembakan Yosua atau Kamis (7/7/2022), dia menemukan Putri Candrawathi terduduk lemas di depan kamar mandi lantai 2 rumah Magelang. Namun, Susi mengaku tak tahu peristiwa apa yang terjadi sebelumnya.

Sebut Yosua temperamental

Susi juga sempat mengungkap kepribadian Brigadir Yosua. Menurut dia, mantan ajudan Ferdy Sambo itu punya sifat mudah marah atau temperamental.

"Kalau menurut saya suka marah-marah, apa sih namanya, temperamental," katanya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved