Breaking News:

Profil Tokoh

Siapa Anwar Ibrahim? Perdana Menteri Baru Malaysia yang Pernah Dibui Selama 15 Tahun

Sempat dibui dua kali di tahun 1999 da 2008, Anwar Ibrahim akhirnya maju menjadi Perdana Menteri Malaysia pada Kamis (24/11/2022).

(AFP / MANAN VATSYAYANA) via Kompas.com
Anwar Ibrahim, Perdana Menteri baru Malaysia 

BANGKAPOS.COM -- Anwar Ibrahim resmi dilantik menjadi Pedana Menteri Malaysia untuk 5 tahun kedepan.

Anwar ditunjuk Raja Malaysia Sultan Abdullah pada Kamis (24/11/2022) yang tercantum dalam pengumuman Istana Negara Malaysia.

"Seri Paduka Baginda telah memberi izin melantik Yang Berhormat Dato' Seri Anwar bin Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia yang ke-10," demikian bunyi penggalan pengumuman tersebut.

Ditunjuknya Anwar Ibrahim menjadi PM menyudahi drama lima hari sejak pemilu Malaysia digelar pada Sabtu (19//11/2022), yang berakhir dengan tak satu pun koalisi dengan cukup kursi untuk membentuk pemerintahan.

Dikutip dari South China Morning Post, Sultan Abdullah merasa puas bahwa Anwar dan koalisi Pakatan Harapan (PH) mendapatkan dukungan yang cukup dari sesama perwakilan terpilih guna memimpin Malaysia selama lima tahun ke depan.

Baca juga: Fakta-fakta Film Keramat 2, Lokasi Syuting Angker Hingga Pemain Alami Gangguan Psikis Usai Syuting

Baca juga: Mudah! Begini Cara Nonton Piala Dunia 2022 di HP, Laptop, atau Televisi

Baca juga: Kemenangan Jepang vs Jerman di Piala Dunia 2022 Terjadi di Serial Kapten Tsubasa, Sudah Diprediksi?

Dengan penunjukan ini, maka berakhir sudah penantian 24 tahun Anwar Ibrahim untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia.

Ia akan disumpah sebagai PM baru Malaysia pada Kamis (24/11/2022) pukul 17.00 waktu setempat.

Anwar sebelumnya dipecat sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia oleh mentornya, yaitu mantan PM Mahathir Mohamad pada 1998.

Pemecatan itu membuat Anwar Ibrahim terpaksa harus dibui selama enam tahun karena kasus sodomi.

Anwar kemudian kembali ke kancah politik sebagai pemimpin oposisi Malaysia.

Namun, ambisi politiknya tersendat lagi setelah kembali dijebloskan ke penjara untuk kali kedua pada 2008 karena kasus yang sama.

Anwar baru dapat menghirup udara bebas usai koalisi Pakatan Harapan pimpinannya meraih kemenangan mengejutkan pada pemilu Mei 2018.

Sesuai dengan kesepakatan politik dengan Mahathir, dia seharusnya menggantikan Mahathir setelah dua tahun, tetapi pemerintahan koalisi Pakatan Harapan kolaps pada Februari 2020. Anwar pun harus kembali menjadi pemimpin oposisi.

Profil Anwar Ibrahim

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved