Resep dr Zaidul Akbar
Apa itu Penyakit Bronkitis? Begini Cara Mengatasinya Menurut dr Zaidul Akbar
Apa itu Penyakit Bronkitis? Begini Cara Mengatasinya Menurut dr Zaidul Akbar, simak penjelasannya
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Adapun manfaat mengkonsumsi kacang setiap hari adalah sebagai sumber protein yang baik, mencegah kanker, kaya serat, rendah lemak.
Kacang Almond merupakan satu di antara jenis kacang-kacangan yang populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Negara yang paling banyak menghasilkan kacang almond adalah California.
Kacang ini biasanya dikonsumsi secara langsung atau dijadikan bahan pelengkap di berbagai olahan makanan seperti es krim, olahan coklat, kue, dan susu.
Almond juga banyak dijadikan sebagai toping aneka makanan kekinian.
Kacang almond kaya akan nutrisi seperti serat pangan, lemak tak jenuh, serta beberapa jenis vitamin B, dan vitamin E. Almond juga mengandung mineral yang bermanfaat bagi tubuh seperti kalsium, magnesium, zat besi serta zinc.
dr Zaidul Akbar mengatakan kacang almond tak hanya untuk kesehatan wajah akan tetapi juga mengurangi resiko penyakit jantung.
"Jangan bilang kalau kacang almond itu mahal, akan tetapi jika dikonsumsi dalam setiap hari minimal 7 butir.
Sedangkan fungsinya adalah untuk mengurangi risiko jantung akan menurun, karena dalam kacang almond ini sangat tinggi terhadap kalsium.
Ada suatu penelitian yang pernah saya baca judulnya 'How Not Tuday' buku ini dikarang oleh seorang dokter dari Amerika yang menceritakan tentang banyaknya makanan-makanan kalau kita rutin makan ternyata bukan hanya kolesterol saja dan penyakit lain juga bisa hilang," ungkap dr Zaidul Akbar.
Dilanjutkan dr Zaidul Akbar, bagi ibu-ibu yang menggunakan banyak make up hal itu tak perlu dilakukan lagi.
"Terutama bagi ibu-ibu tidak usah perlu banyak bermake up lagi, akan tetapi jika sering mengasup mineral vitamin E cukup, maka wajah akan menjadi glowing sendiri.
Maka dari itu mulai sekarang jangan racuni badan-badan kita dengan bahan-bahan dari kimia. Karena wajah kalau belum saatnya tua dan ketika banyak asupan vitaminnya akan kembali pada saatnya sebelum tua," katanya.
Bangkapos.com/Evan Saputra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220913_dr-Zaidul-Akbar.jpg)