Selasa, 12 Mei 2026

100 Pulau di Maluku Utara Dijual di Situs Lelang Amerika Serikat, Kok Bisa?

Tidak ada harga dasar, tetapi penawar diminta untuk memberikan deposit sebesar 100.000 dollar AS (Rp 1,5 miliar) untuk membuktikan bahwa mereka serius

Tayang:
Penulis: Nur Ramadhaningtyas |
halmaheraselatankab.go.id
Kepulauan Widi, Maluku Utara 

BANGKAPOS.COM - Lebih dari 100 gugusan pulau di Maluku masuk ke daftar lelang di Amerika Serikat.

Pelelangan itu diinisiasikan dalam situs lelang asing c yang berbasis di New York, AS sejak 8-14 Desember 2022.

Gugusan pulau yang akan dilelang itu diketahui bernama Kepulauan Widi dengan luas sebesar 10.000 hektar.

Dilansir Kompas.com, hukum Indonesia menyatakan bahwa non-warga negara Indonesia (WNI) tidak dapat secara resmi membeli pulau di negara tersebut.

Akan tetapi, pembelian Kepulauan Widi dapat disiasati dengan membuat pemilik akhirnya mengakuisisi saham di PT Leadership Islands Indonesia (LII).

Baca juga: Uli Ditemukan Tewas di Jembatan Wasre Jebus, Penyebabnya Ternyata Bukan karena Kekerasan Tapi Arak

Baca juga: Siapa Arif Dirgantara di Serial Kupu Kupu Malam? Mainkan Peran Jadi Sugar Daddy-nya Laura

Baca juga: Seperti Inilah Potret Negara Arab Saudi yang Mulai Dipenuhi Mata Air, Sungai dan Pepohonan Hijau

Wakil Presiden Eksekutif untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Sotheby's Concierge Auctions Charlie Smith mengharapkan, tawaran untuk Kepuluan Widi menjadi besar.

“Setiap miliarder dapat memiliki pulau pribadi, tetapi hanya satu yang dapat memiliki kesempatan eksklusif ini yang tersebar di lebih dari 100 pulau,” kata Smith dalam pernyataan pers.

Melalui situs Sotheby's Concierge Auctions, pelelangan Kepulauan Widi akan dibuka pada 8 Desember pukul 04.00 Eastern Standard Time (EST) atau pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Tidak ada harga dasar, tetapi penawar diminta untuk memberikan deposit sebesar 100.000 dollar AS (Rp 1,5 miliar) untuk membuktikan bahwa mereka serius.

Sementara itu, PT Leadership Islands Indonesia (LII) selaku pemegang izin usaha atau pengambang di Kepulauan Widi, Maluku Utara, membantah kabar pulau tersebut dilelang untuk dijual.

“Sekali lagi, kami sampaikan bahwa Sotheby’s Auction Concierge dan LII sama sekali tidak bermaksud untuk menjual pulau Widi," ujar juru bicara LII Okki Soebagio dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (2/12/2022). 

Dia bilang, Sotheby’s Auction Concierge memiliki database klien internasional yang fokus untuk berinvestasi pada bisnis real estat maupun perhotelan.

Oleh karena itu, ucap dia, Sotheby’s Auction Concierge membantu LII untuk mencari investor berpotensi sebagai mitra PT LII dalam mengembangkan Kepulauan Widi.

Salah satunya yakni melalui lelang. Okki menyebut lelang tersebut sebagai "lelang atas interest di LII".

Baca juga: Ogah Nambah Beban, Ratu Rizky Nabila Cerai Lagi Usai 2 Hari Menikah dari Pria Libya, Ibrahim Alhami

Baca juga: Siapa Hajime Moriyasu, Pelatih Jepang yang Loloskan Negaranya Sebagai Juara Grup E Piala Dunia 2022

Baca juga: Fakta Si Joko Kendil, Ternyata Alami Gangguan Jiwa, Keluarga: Orang Ini Seperti Halusinasi

Pulau terindah di Maluku Utara

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved