Piala Dunia 2022
Apa Itu Flu Unta yang Menyerang Pemain Prancis Jelang Final Piala Dunia 2022
Menurut ahli kesehatan, Flu Unta adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan menyerang sistem pernapasan. Inilah yang menyerang 3 pemain Prancis
Dicky menuturkan virus ini menginfeksi unta dan kemudian menginfeksi manusia.
Dia mengimbau agar pemerintah dan dinas kesehatan, mewaspadai masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Qatar akibat merebaknya kasus Flu Unta di sana.
Hal ini dikakukan sebagai langkah pencegahan penyakit mengingat belum tersedia vaksin untuk flu unta.
"Dinas Kesehatan atau puskesmas juga harus mewaspadai seseorang pulang dari Qatar atau Umroh, disarankan untuk isolasi mandiri di rumah minimal 3-5 hari," tutur Dicky.
Baca juga: Prediksi Skor Argentina vs Prancis, Statistik Head to Head dan Line Up di Final Piala Dunia 2022
Kondisi Terkini Prancis
Jelang laga final Piala Dunia 2022, Prancis lawan Argentina di Stadion Iconic Lusail, Minggu (18/12), tercatat tiga pemain Prancis tumbang dengan gejala demam, dan lemas.
Kingsley Coman menjadi pemain terbaru di skuat Prancis yang sakit.
Gejala sakitnya adalah demam, dan lemas.
Tak kuat menghadapi flu berat seperti itu, winger Bayern Muenchen ini pun terpaksa absen pada laga kontra Maroko pada babak semifinal.
Didier Deschamps menyebut faktor cuaca yang panas, serta intensitas pertandingan yang tinggi membuat ketahanan tubuh para pemain menurun.
Dan itu seperti membuka pintu bagi masuknya aneka virus Flu Unta .
Baca juga: Prediksi Final Piala Dunia 2022, Inilah Tiga Duel Penentu di Laga Final Argentina vs Prancis
“Coman juga demam pagi ini. Di Doha, suhunya turun sedikit, tidak terlalu panas, dan Anda masih bisa menyalakan AC sepanjang waktu. Kami memiliki beberapa kasus gejala mirip flu," kata Pelatih Prancis, Didier Deschamps.
“Kami berusaha dengan sangat hati-hati agar virus ini tidak menyebar. Ini menjadi riskan karena para pemain telah berusaha keras di lapangan, dan jelas sistem kekebalan mereka menderita. Riskan terkena virus," tuturnya.
“Dayot Upamecano merasa tidak enak segera setelah pertandingan melawan Inggris. Itu terjadi ketika Anda terlalu memaksakan diri, tubuh Anda melemah dan Anda lebih rentan terkena virus ini," ujar Deschamps.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20221218-Gelandang-Timnas-Prancis.jpg)